Click here for Myspace Layouts

Selasa, 22 Desember 2009

Cara Menyemai Benih Cabai Rawit Bagian 1 ( Satu )




1.Memilih benih yang baik
Budidaya Cabe Rawit diawali dengan pemilihan benih. Pemilihan benih merupakan langkah awal yang sangat penting. Karena bila kita memilih benih yang tidak baik, tentu saja hasilnya pun tidak baik pula. Bibit atau benih cabe harus sudah tersedia terlebih dahulu sebelum kita mulai mengerjakan lahan. Benih cabe rawit dapat diperoleh dari toko pertanian setempat baik berupa varietas lokal, OP maupun hibrida.

Pemilihan benih lokal, OP maupun hibrida tergantung pada petani itu sendiri. Namun akan lebih bagus dan lebih prima hasilnya bila kita menggunakan benih hibrida atau OP yang unggul yang ada dipasaran. Mengapa? Pengalaman telah menunjukkan bahwa hasil produksi benih hibrida atau veritas OP yang unggul jauh lebih baik dibandingkan varietas lokal. Tidak hanya dari hasil saja, keunggulan cabe rawit unggul dan hibrida dapat dilihat dari vigor, kesaragaman tanaman serta ketahanannya terhadap penyakit yang menunjukkan hasil yang lebih baik. Untuk jenis OP, kita dapat memilih benih cabe rawit seperti varietas Cakra Hijau atau juga Cakra Putih. Khusus untuk Cakra Hijau, dari pengalaman yang pernah kami dapat menun-jukkan bahwa cabe rawit ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, lebih tahan dari gangguan hama dan penyakit, serta dapat dipanen pada umur 80 – 90 hari setelah tanam. Pertimbangan pemilihan varietas Cakra Hijau juga dipengaruhi oleh cukup banyaknya peminat cabe rawit ini

2 Cara Membeli
Benih Cabai Rawit untuk mudahnya tersedia di toko – toko pertanian seperti toko saprotan. Dengan beberapa macam merk dagang seperti Tanindo, Panah Merah, dengan membeli ditempat kios pertanian yang resmi. Diharapkan kita dapat mendapatkan benih yang berkualitas unggul sesuai label , untuk beli ditoko yang harus diperhatikan tanggal kadaluwarsa dari kemasan benih. Biasanya sudah ada tanggal produksi, tanggal berlakunya masa tumbuh itu. Diharapkan kita membeli 2 bulan sebelum berakhir masa pertumbuhan optimal.


Selain membeli di kios kita juga dapat membeli dengan Petani Cabai yang telah berhasil menanam. Benih dari petani juga dapat dipakai dengan memperhatikan syarat – syarat benih , apabila kita membeli dari petani diperlukan sortasi untuk memisahkan benih yang berisi , bernas. Sortasi benih dilakukan debngan cara dimasukkan kedalam air, aduk beberapa saat, yang padat tenggelam dan yang ringan akan timbul atau mengapung. Kita akan memilih benih yang berat sebagai benih unggul.
Selain membeli benih ditoko pertanian, ditempat petani. Kita dapat membeli bibit siap tanam, umumnya bibit siap tanam tidak diperdagang untuk jarak jauh, disebabkan bibit akan mati dalam perjalanan. Karena bibit siap tanam tidak dikemas wadah / media tanah yang cukup untuk beberapa hari. Di Kalsel sudah tersedia bibit siap tanam yang diperjualkan dengan tempat khusus, sehingga bisa dibawa dalam perjalanan jauh asalkan disiram. Para hobies atau mereka yang ingin menanam bibit Cabai secepat mungkin, tidak mau menunggu lama membibitkan sendiri. Bagi hobies yang mau cepat membeli Cabai yang sudah ada di Polybag dan menunggu beberapa minggu, panen .Merawat mudah , tidak usah lama lama.

3 Membuat sendiri
Sebelum kita melakukan membuat sendiri benih Cabai, ada yang harus diperhatikan

a.Syarat buah Cabai rawit
Selain persyaratan berat biji , calon benih juga harus memiliki ciri fisik yang meyakinkan seperti bentuk, ukuran dan warna calon benih harus seragam, permukaan kulitnya bersih tidak keriput dan tidak cacat, serta warna kulit cerah. Adapun syarat buah dari pohon induknya untuk diambil bijinya sebagai berikut :
  • Buah dipetik dari cabang tanaman yang terbawah, karena biasanya benih akan lebih cepat tumbuh setelah disemaikan
  • Buah sudah benar-benar masak dan kulit luarnya tampak mengkilap
  • Ukuran lebih besar dari ukuran normal, sekita panjang 3.5 cm ( Cabai Rawit Putih dan 2.5 – 3.0 Cabai Rawit Hijau)
  • Buah bersih tanpa berbintik dan tidak terkena hama, penyakit.
  • Pertumbuhan batang, cabang, ranting, dan daunnya subur
  • Tanaman tidak etrserang hama dan penyakit
  • Umur minimal 7-8 bulan, karena produksi buahnya sudah mencapai maksimal
  • Tanaman sebaiknya berbuah lebat
Mendapatkan benih dari kebun sendiri , atau tanaman yang kita milki, kita tentu bias beli Cabai Rawit di pasar sayuran yang menjual buah Cabai Rawit. Bila kita mempunyai sedikit pengetahuan memilah memilih sendiri cabai yang ada dijual ibu ibu / bapak. Sesampai dirumah kita sortir sesuai ketentuan persyaratan diatas.Memang untuk Tanaman asal kita tidak tahu, apakah berumur sudah cukup tua, muda. Pengetahuan yang kita memiliki menentukan keberhasilan bertanam Cabai Rawit.

bersambung ke posting berikutnya
Jadi .... kunjungi lagi  ya ya

15 komentar:

  1. terimakasih infonya....
    saya cari2 info tentang cabe rawit sulit banget,akhirnya ketemu juga
    makasih banyak....

    BalasHapus
  2. Sama sama, kalau sudah dapat info mau diproses kemana , bila bertanam boleh dong kita bebragi info.
    Kesulitan sosal bertanam saya bisa bantu

    BalasHapus
  3. ijin baca n download pak syaiful....
    salam kenal saya ramdhani (anak pertanian di bandung) mau belajar budidaya cabai rawit..pengennya kedepannya mau mengarah ke wirausaha berkelanjutan...

    mohon saran dan bantuannya

    BalasHapus
  4. hormat saya pak Syaiful Rahman..
    saya arif, seorang karyawan (jasa Kontruksi)swasta di jepara.
    mohon ijin copy paste ilmunya.
    saya kepingin mumpunyai usaha sampingan budidaya cabe, alhamdulillah skarang saya bisa sedikit tahu caranya dari website ini. terima kasih bapak Syaiful.
    mohon arahan, dukungan dan bantuan.
    terima kasih

    BalasHapus
  5. kebetulan sekali nih, sy mw coba2 belajar budidaya cabe rawit, .....
    thaks bro atas info'y, bermanfa'at sekali buat saya.

    BalasHapus
  6. salam kenal..mudah2 ini bermanfaat

    BalasHapus
  7. salam kenal pak...terimakasih sudah berbagi ilmunya.

    BalasHapus
  8. Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto,telp :(0321)321922,326991,329669.sms:085648280307

    BalasHapus
  9. mau tanya nich..saya mencuba menyemai benih d plastik polybag,setelah tumbuh,sebagian bsar layu dan patah.nah yg saya tanyakan apa penyebabnya?terimakash

    BalasHapus
  10. erwin rahmansyah, SP15 Juli 2012 07.44

    salam penyuluh!!
    salam kenal dari saya PPL Kota Bima NTB, saya baru belajar buat blog pak, minta ijin berbagi ilmu. terus berkarya

    BalasHapus
  11. Salam kenal pak Syaiful, Saya Kurniawan dari Surabaya. Yang ingin saya tanyakan adalah kenapa setelah cabe yang saya tanam setelah mempunyai 4 helai daun dan saya pindah ke pot, cabe tersebut kemudian mati, padahal rutin disiram dan kena matahari yang cukup. Dan bagaimana pencegahannya?. Terima kasih.

    BalasHapus