Click here for Myspace Layouts

Selasa, 29 September 2009

Pupuk yang sesuai untuk Tanaman Sayur



Sayuran yang dikonsumsi oleh manusia dapat berupa sayuran daun, bunga dan buah dan umbi. Penekanan kebutuhan pupuk untuk masing masing jenis sayuran tidak sama satu dengan lainnya. Pemberian jenis pupuk yang salah akan menyebabkan tanaman menghasilkan daun yang tidak menarik, buah yang kecil kecil atau umbinya jelek.

1. Sayuran daun
Pada tanaman sayuran daun, diharapkan agar daun yang dihasilkan dapat berwarna hijau, segar dan bagus. Oleh karena itu, tanaman tersebut hendaknya diberi pupuk yang dapat merangsang hijaunya daun, segar, dan renyah bila dikonsumsi.


Pada umumnya tanaman sayuran daun mempunyai unsure pendek. Karena umumnya yang singkatn itulah, sering pupuk untuk sayuran daun hanya diberikan lewat akar bersamaan dengan pemberian pupuk dasar atau pada saat pengolahan tanah, Namun ada juga yang melakukan pemupukan pada saat pertengahan umur panen, baik dengan pupuk daun atau jenis pupuk lain yang berekasi cepat, misalnya Urea.

Jenis pupuk yang diberikan untuk tanaman sayuran daun adalah pupuk yang mengandung unsure N tinggi seperti pupuk kandang, ( jenis organic) pupuk Urea ( pupuk tunggal), dan pupuk cair organic atau pupuk buatan lengkap seperti Gandasil, Atonik. Dll. Untuk tanaman sayur jumlah pupuk kandang yang diberikan bersamaan dengan pemberian pupuk dasar harus lebih banyak daripada tanaman lainnya. Begitu juga dengan pemberian pupuk Urea. Khusus untuk pupuk Urea , sering diaplikasikan lewat daun sebelum tanaman dipanen untuh menambah warna daun hijau. Dosis pemberian pupuk adalah 2 g/lt air. Pemberian upuk ini tidak boleh berlebihan karena tanaman dapat hangus terbakar.

Pupuk daun untuk tanaman sayuran semusim biasanya diberikan hanya 2 – 3 kali, yakni minggu ke 2,3 dan 4. Tujuan pemberian pupuk ini adalah untuk memperbaiki kualitas daun yang akan dipetik. Pemberian pupuk daun seperti ittu juga dikaitkan dengan nilai komersial tanamannya. Untuk jenis sayuran kangkung, bayam dan kucai, biasanya tidak digunakan pupuk yang disemprot lewat daun sebab nilai harganya mahal dan tidak seimbang dengan harga jual sayurannya.

3 komentar:

  1. Sesjujurnya, setiap tanaman butuh pupuk yang dosisnya berbeda, bahkan komposisinya juga beda. Bagi yang mengelola perkebunan hingga ratusan ribu hektar.... ada baiknya untuk membuat sendiri yang sangat specific sesuai dengan jenis tanah dan tanamannya. Berita baiknya, anda bisa cari "Tukang Pembuat Pupuk" Apalagi pupuknya "hayati"... gak perlu pupuk sintetis (urea, tsp, kcl)lagi. Kontak aja 0813 2591 7027

    BalasHapus
  2. Ada yang tertarik dengan pupuk hayati

    BalasHapus
  3. kalau pupuk yang cocok untuk sayuran kangkung?

    BalasHapus