Rabu, 02 September 2009

Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada JAGUNG




Salah satu kendala dalam peningkatan produksi jagung adalah serangan penggerek batang ( Osririna furnacalis) . Menyerang [ada tanaman jagung setelah keluar bunga jantan dan curah hujan yang tinggi sangat mendukung perkembangan hama tersebut. Larva merusak baik jagung muda maupun tua, mengakibatkan tanaman menjadi lemah dan patah.



1.Perkembangan serangga
Serangga dewasa mulai meletakkan telur pada tanaman yang berumur 2 mingggu :
• Cara peletakan telur pada stadia pembentukan malai sampai keluarnya bunga jantan.
• Telur diletakkan secara berkelompok pada permukaaan bawah daun dekat tulang daun terutama pada daun muda yakni 3 daun teratas.
• Jumlah telur tiap kelompok berkisar 30 – 50 butir.

2.Insektisida
• Insektisida Karbofuran ( al. Furadan Dharmafur ) efektif untuk mengendalikan hama penggerek batang 3 jenis insektisida yang cukup efektif menekan serangan hama selain Karbofuran BPMC, Dikloofos dan Monokrofos
• Insektisida Granule ( Furadan 3 G) diberikan kedalam pucuk daun sebanyak 2 – 3 butir sebelum keluar bunga jantan.
• Insektisida cair disemprotkan jika ditemukan satu kelompok telur setiap pada umur 30 hari setelah tanam. Penyemprotan harus dilakukan sebelum telur menetas ( kecuali jika bersfiat sistemik).

3.Kultur Teknis
•Penanaman Jagung pada awal musim hujan ( decade II Oktober – decade II Nopember tergantung awal musim hujan. Untuk menghindarkan jagung dari hama penggerek batang waktu tanaman baik pada musim hujan sampai paling lambat empat minggu setelah tanam
•Tumpang sari Jagung dengan Kacang Tanah dapat mengurangi serangan penggerek batang.


Bagi anda ingin nambah info tentang Hama Penggerek Batang pada tanaman Jagung.
Silahkan ikuti Link milik teman yang lebih lengkap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar