Rabu, 17 Maret 2010

Kacang Panjang

Kacang panjang  merupakan sayuran yang paling disukai oleh masyarakat luas di Indonesia. Bentuk kultur pembudidayaan nya tanaman kacang panjang  masih bersifat sampingan atau sambilan, artinya ditanam dalam skala kecil  ( sempit) di lahan pekarangan, tegalan pematang pematang  sawah, yang menyebabkan perawtan kurang intensify dan juga asal benih tidak bermutu.
Kacang panjang sering kali muncul dalam menu masakan kita sehari-hari. Selain mudah didapat, kacang panjang juga dapat diolah menjadi beraneka macam masakan. Selain mudah dimasak, bisa ditumis atau dijadikan bagian dari masakan lain. Kacang panjang juga mempunyai berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Kacang panjang atau vigna sinensis, mudah ditemukan di ladang, di kebun, pekarangan rumah, di sawah atau sebagai selingan tanaman palawija lainnya. Perawatan yang gampang, menjadikan tumbuhan yang satu ini mudah ditanam. Pada kacang panjang yang masih muda bila dimakan terasa renyah dan enak dilalap mentah
Untuk mendapatkan sayuran segar khusus kacang panjang, lebih baik kita menanam sendiri dipkarngan depan, ataupun belakang. Tanaman ini mudah tumbuh dan cocok di dataran rendah sampai agak tinggi dengan produksi cukup tinggi. Mari kita utamakan makan bergizi, segar, organic dan setiap saat tersedia isekitar kita.

Manfaatnya : mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, serat serta pektin. Sayuran ini berguna untuk mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil resiko stroke dan serangan jantung, meningkatkan fungsi organ pencernaan, menurunkan risiko kanker dan membantu mengatasi sembelit. Juga memiliki sifat diuretic (peluruh kencing) tingkat sedang.
Kandungan Gizi : Vitamin A, B1, B2 dan C, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, potassium folat, magnesium, mangan, kalori, sodium, karbohidrat, kalsium

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar