Senin, 07 September 2009

Ada apa dengan Tugas Penyuluhan Pertanian


Pembangunan pertanian saat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, sehingga kita perlu meningkatkan produktivitas dan meningkatkan nilai tambah. Untuk mencapai tujuan ini yang kita bangun adalah bukan hanya usahatani (produksi), tetapi juga usaha agroindustri, pemasaran hasil pertanian dan usaha jasa pertanian di pedesaan
Penyuluhan pertanian adalah pengembangan SDM petani, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian sebagai pelaku pembangunan pertanian. Keberhasilan penyuluhan pertanian akan berkorelasi langsung dengan keberhasilan pembangunan pertanian. Penyuluhan pertanian memiliki kaitan yang kuat dengan pembangunan pertanian. Perubahan yang terjadi dengan pembangunan pertanian akan memiliki konsekuensi langsung terhadap penyuluhan pertanian
Penyuluhan pertanian dituntut mampu menggerakkan masyarakat dalam pembangunan. Penyuluhan pertanian diharapkan dapat menjadi gerakan masyarakat petani, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian untuk membangun pertanian.



Penyuluh Pertanian berperan sebagai konsultan, pendamping dan mitra petani dalam memfasilitasi agar petani dan keluarganya serta pelaku usaha pertanian lainnya mampu mengambil keputusannya sendiri, dengan jalan :
a.Membantu menemukan masalah
b.Membantu menganalisis situasi yang sedang dihadapi dan melakukan perkiraan kedepan ;
c.Membantu memperoleh pengetahuan / informasi teknologi, pasar, permodalan dan kemudahan – kemudahan lain guna memecahkan masalah
d.Membantu mengambil keputusan berdasarkan analisis terhadap situasi dan masalah yang dihadapinya.


Melalui penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, sosok petani, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian mandiri dan bermoral yang diharapkan adalah yang memiliki ciri sebagai berikut ;
1.Menguasai ilmu dan pengetahuan;
2.Memiliki kompetensi berwirausaha;
3.Memiliki kompetensi manajerial;
4.Memiliki kompetensi bekerja dalam tim (team work);
5.Memiliki kompetensi berorganisasi (asosiasi);
6.Memiliki kompetensi bermitra usaha;
7.Memiliki budaya bisnis;
8.Beriman dan bertaqwa.

Masukan dari anda sangat saya tunggu
Komentar, saran untuk perbaikan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar