Kamis, 24 September 2009

Motivasi : Mendengarkan dengan Positif

Menjernihkan Pandangan ANDA
Tentang Mendengarkan


Mendengarkan (listening) merupakan salah satu skill yang harus dimiliki
siapapun tak cuma pemimpin bisnis atau pejabat pemerintah, tetapi juga kita
sendiri. Mendengarkan bukan merupakan solo performance, melainkan circular
connection yang saling terkait. I listen, you respond; you listen, I respond.
Seperti kita tahu, komunikasi merupakan proses penyampaian ide antara dua
pihak yang berbeda. Agar berjalan dengan efektif, kita tak cuma harus menjaga
apa yang kita ucapkan melainkan juga mendengarkan dengan engagement
yang penuh. Dosen saya itu juga berpesan, When it s obvious we re not being
heard, it s time to listen, time to deliver the message differently.
Dalam dunia bisnis, kemampuan mendengarkan menjadi sangat krusial.
Seorang pemimpin (leader) bertanggung jawab terhadap kinerja dan hasil dalam
suatu organisasi. Sukses tidaknya leader dipengaruhi oleh sebarapa efektif ia
memobilisasi orang-orang di sekitarnya dengan misi, visi, nilai yang diemban
organisasi; serta bagaimana orang-orang tersebut mendengar customer dengan
baik. Dengan itu kita juga akan mendapatkan feedback positif yang berguna bagi
pertumbuhan dan produktivitas.


Sejauh ini Anda berkutat pada pentingnya mendengarkan
bagi Anda. Latihan temuan tugas tentu akan meyakinkan
Anda bahwa penyempurnaan keterampilan mendengarkan
menjadi prioritas utama bagi Anda. Memang, Anda
mungkin sudah yakin bahwa Anda mempunyai alasan
yang wajar untuk langsung mempelajari dan melatih
keterampilan-keterampilan mendengarkan secara positif.


Sementara itu Anda akan menyadari bahwa mendengarkan
secara baik itu bukan merupakan tugas yang
paling mudah untuk dilaksanakan. Anda tidak hanya
benar, melainkan juga mendapat dukungan dari pihak pihak
yang lain.
Para ilmuwan mengungkapkan bahwa Anda biasanya
mengalihkan konsentrasi atau perhatian setiap 2 sampai
5 detik. Maka, tidak luar biasa kalau Anda masih terus
melakukan sesuatu sambil mendengarkan.


Masalah lain adalah daya ingat. Seberapa banyak dan
seberapa lama seseorang dapat mengingat pesan lisan
tanpa kehilangan gagasan yang asasi? Beberapa ahli
mengemukakan, kita dapat mengingat hanya 20 % dari
apa yang kita dengarkan. Hal ini dan faktor lain menyebabkan
cara mendengarkan menjadi tantangan yang
nyata, khususnya bagi Anda, manajer, yang harus menguasai
proses mendengarkan itu agar dapat melakukan tugas Anda secara efektif.


Apa itu Mendengarkan yang Positif


Mendengarkan yang positif itu mengacu pada pandangan
Anda mengenai mendengarkan;ebagai sarana yang efektif
dalam pekerjaan Anda. Ini aspek penting dalam
keterampilan antar-pribadi, yang terkait pandangan..Anda
atas kebutuhan, pendekatan Anda untuk berkomunikasi
dengan orang lain. Di sini tidak ada rumus yang siap pakai .
Semuanya tergantung pada keterlibatan diri
mencapai keberhasilan tindakan Anda dan pada
bahwa mendengarkan itu akan mempermudah
Anda dan orang lain untuk berkomunikasl secara
Efektif


'Mendengarkan yang positif ita mungkin satu-satunya
Keterampilan antar-pribadi yang paling andal, yang harus
dlkuasai oleh seorang manajer. Langkah Anda selanjutnya
adalah mengamati sungguh-sungguh pada kebiasaan
mendengerkan yang Anda miliki sekarang ini dan membuat
rencana untuk mengatasi rintangan yang sering
menghalangi kemampuan Anda. Seteleh melakukan hal
lnl, maka Anda mulai menerapkan mendengarkan yang
positif untuk diri Anda secara bebas


cobalah hari ini juga, Anda seharian mencoba berbicara
SEEDIKIT MUNGKIN, dan LEBIH BANYAK MENDENGAR entah ketemu
dengan teman, saudara, pasangan hidup atau siapapun. Dengarkan dengan
PENUH EMPATI apa saja celoteh mereka ..dan TAHAN ego dan keinginan
Anda untuk BERCELOTEH.
Praktekkan tips ini dengan sepenuh hati .dan percayalah, Anda akan surprise,
betapa hidup akan jauh lebih bermakna jika Anda lebih sedikit
BERBICARA .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar