Jumat, 30 April 2010

PENGERTIAN ISTILAH PTT dan SL-PTT

Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT) =
suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatka produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan
sistem/ pendekatan dalam perakitan paket teknologi yg sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi 

Sekolah Lapang-PTT (SL-PTT) = 
suatu tempat pendidikan non formal bagi petani utk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi prmasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yg sesuai dengan kondisi sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahataninya menjadi efisien, berproduktivtas tinggi dan berkelanjutan 

Laboratorium Lapang (LL) =
kawasan/area yang terdapat dalam kawasan SL-PTT yg berfungsi sbg lokasi percontohan, tempat belajar dan tempat praktek penerapan teknologi yang disusun dan diaplikasikan bersama oleh kelompok tani/ petani
Pemandu Lapangan (PL) adalah 
Penyuluh Pertanian, Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang telah mengikuti pelatihan SL-PTT

Pemahaman Masalah dan Peluang (PMP/KKP/PRA)
adalah tahapan pendekatan PTT yang diawali dgn kelompoktani melakukan identifikasi masalah peningkatan hsil tanaman (kedelai) diwilayah setempat dan membahas peluang kemungkinan mengatasi masalah tersebut

POSKO I-V adalah 
Pos Simpul Koordinasi sebagai tempat melaksanakan koordinasi dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan SL-PTT, POSKO yang dimaksud adalah POSKO yang telah ada misalnya POSKO P2KdN

Rencana Usahatani Kelompok (RUK) =
rencana kerja usaha tani dari kelompoktani untuk satu periode musim tanam yang disusun melalui musyawarah dan kesepakatan bersama dlm pengelolaan usahatani sehamparan wilayah kelompoktani yang memuat uraian kebutuhan, jenis, volume, harga satuan dan jumlah uang yang diajukan untuk pembelian saprodi

Rencana Usahatani Kelompok (RUK) =
rencana kerja usaha tani dari kelompoktani utk satu musim tanam yg disusun melalui musyawarah dan kesepakatan bersama dalam pengelolaan usahatani sehamparan wilayah kelompok tani yang memuat uraian kebutuhan, jenis, volume, harga satuan dan jumlah uang yg diajukan untuk pembelian saprodi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar