Senin, 19 Oktober 2015

Materi 2 dan 3 ...... SL GAP Cabai Rawit

MATERI  II.  PENENTUAN WAKTU TANAM

Judul                                 :
Hari/Tanggal                    :          
Jam                                   :
Petugas                             :
Jumlah Peserta                :


A.

Definisi
  Menetapkan waktu tanam yang tepat.

B.

Tujuan
Mendapatkan waktu tanam yang tepat.

C.  Bahan, Alat dan Fungsi

  • Data curah hujan tahunan sebelumnya minimal selama 5 tahun untuk menentukan jadwal tanam.
  • Alat tulis dan blanko isian.

     D.     Prosedur Pelaksanaan

  • Lakukan pengamatan melalui data yang  tersedia  untuk mengetahuisituasi dan  kondisi  curah  hujan  secara  umum  pada  tahun-tahun sebelumnya.
  • Lakukan diskusi untuk menentukan waktu tanam yang disepakati sesuai dengakebutuhan.
  • Mencatat semua kegiatan yang dilakukan.

E.   Sasaran
Diperolehnya waktu tanam yang tepat sesuai dengan kesepakatan (Juli s/d Agustus) dan waktu tertentu diluar musim untuk memenuhi kebutuhan pasar.


MATERI  III.  PENYIAPAN BENIH

Judul                                 :
Hari/Tanggal                    :          
Jam                                   :
Petugas                             :
Jumlah Peserta                :

A.    Definisi
Menyiapkan benih bermutu dari varietas unggul cabai rawit.

B.    Tujuan
Mendapatkan benih bermutu dari varietas unggul cabai rawit

C.    Bahan, Alat dan Fungsi

  • Benih  bermutu dari  varietas  unggul (Cakra,  Baskara, Dewata, Kencana, FR dan unggul lokal).
  • Tanah, pupuk organik, agens hayati untuk media pesemaian.
  • Polybag/kantong plastik ukuran 5x7 cm.
  • Rumah pembibitan atau sungkup bambu dilengkapi dengan plastik transparauntuk melindungi pesemaian.
  • Gembor untuk menyiram.
  • Hand Sprayer untuk aplikasi pengendalian.
  • Pestisida (hayati, nabati, kimia) untuk pengendalian OPT.
  • Alat tulis dan blanko isian.

D.      Prosedur Pelaksanaan

  •  Memilih benih bermutu (varietas unggul local daya kecambah min 70% dan hibrida min 80%, mempunyai vigor yang bagus, murni, bersih dan sehat), dari varietas unggul.
  •  Mempersiapkan media dari campuran tanah, pupuk organik dengan perbandingan 1:1 yang sudah diayak.
  •  Pengisian media tersebut ke dalam kantong plastik ukuran 5x7 cm kemudian disusun rapi di rumah pembibitan dan disiram dengan gembor.
  • Melubangi setiap media semai tersebut sedalam + 1 cm, kemudian diisi dengan 1 benih saja.
  • Sebelum tanam benih direndam dengan larutan PGPR konsentrasi 20 cc/liter air selama 15 menit.
  • Menutupi media semai yang telah diisi benih dengan menggunakan mulsa plastik hitam perak selama 1 minggu.
  • Membuka tutup tersebut setelah benih berkecambah.
  • Proses pembibitan dilakukan dirumah pembibitan atau sungkup bambu yang dilengkapi dengan plastik transparan.
  • Untuk rumah pembibitan yang beratap plastik UV dibawahnya perlu dipasang paranet atau shading net untuk mengurangi suhu udara dirumah pembibitan.
  • Setelah bibit berumur 15 hari paranet atau shading net dibuka supaya cahaya matahari masuk lebih banyak.
  • Bibit  siap  tanasetelah  berumur  2025  HSS  atau  setelah berdaun 4-5.
  • Mencatat semua kegiatan yang dilakukan.

E.  Sasaran
Tersedianya benih tanaman sehat dari varietas unggul yang siap ditanam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar