Tampilkan postingan dengan label Sayuran Umbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sayuran Umbi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Januari 2015

Jambore Bawang Merah di Banjarbaru

Pada bulan Oktober 2014 yang lalu ada event akbar tingkat Nasional yaitu Jambore Bawang Merah pada tanggal 21 -22 Oktober, di Desa Gunrtung Manggis, Banjarbaru Kalimantan Selatan. Nah untuk merekam jejak kegiatan tersebut dapat anda baca dan lihat posting berikut ini :

Bawang merah kini tidak hanya menjadi perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah namun juga telah menjadi salah satu komoditas yang menarik bagi petani. Jika sebelumnya petani khususnya di daerah dataran rendah seperti Kalimantan Selatan hanya meyakini bahwa bawang merah hanya dapat diproduksi oleh petani-petani di dataran tinggi, khususnya Pulau Jawa, melalui ajang jambore masyarakat luas melihat secara langsung pertanaman bawang merah di daerah mereka sendiri.

Tujuan kegiatan ini adalah a) Mensosialisasikan varietas unggul  bawang merah kepada petani, b) Mengetahui daya adaptasi varietas-varietas unggul bawang merah di Kalimantan Selatan, c) Mensosialisasikan penggunaan benih bermutu, d) Memperkuat jaringan komunikasi antar pelaku usaha perbenihan bawang merah., e) Meningkatkan ketersediaan benih bermutu varietas unggul dan f) Edukasi untuk Petani/Penangkar, Petugas Lapang, Peneliti, Pelajar dan Masyarakat. Sedangkan tema kegiatan ini adalah : Dengan Menggunakan Benih Bermutu Varietas Unggul, Produktivitas Bawang Merah Meningkat”

Pada saat Jambore juga diadakan gelar teknologi yang dikuti oleh instansi terkait dan stake holder seperti produsen benih hortikultura. Varietas Bawang Merah yang berpartisipasi dalam Jambore Varietas Bawang Merah sebanyak 19 (sembilas belas) varietas :  Bauji, Biru lancor, Batu ijo, Bima Brebes, Crok Kuning, Ilokos, Keta Monca,  Lembah Palu, Manjung, Palasa, Rubaru, Sembrani, SriKayangan, Super Philip, Tunggnamo, Tinombo, Tiron, Trisula dan Tuk Tuk.

Nah ini hasil rekam kegiatan...


Aserani salah satu Penangkar Bawang Merah asal Kab Tanah Laut


Pembukaan Jambore Bawang Merah

  Petani dan penangkar mengunjungi lahan lokasi kegiatan 


Ada lagi pergaan / demo oleh beberapa produsen benih unggul. menampilkan beragam sayuran daun dan sayuran buah jenis baru










Untuk mengikuti secara lengkap anda bisa mengunjungi website berikut :




Rabu, 14 Januari 2015

Menghadiri Panen Bawang Merah di Kabupaten Rantau

Menghadiri undangan dari Bupati Tapin untuk seluruh Bupati/walikota se Propinsi Kalimantan Selatan  perihal rencana kegiatan Panen Bawang Merah di Kabupaten Tapin, kecamatan Bungur desa Shabah.  Pada Hari Rabu, tanggal 13 Nopember 2014 bersama dengan Kepala Dinas Ir Nor Hidayat, Kasi produksi Hortikultura, Petani /Penangkar Bawang Merah 2 orang. Jam 06.30 pagi meluncur dari Pelaihari menuju lokasi kegiatan yang ditempuh hampir 2 jam dengan kecepatan mobil sekitar 70 km/jam.

Pada pukul 08.45 sampai di lokasi Panen Bawang Merah ,,pemandangan lahan bawang merah seluas hampir 20 ha. yang berumur antara 40 - 55 hari,  Selanjut mengikuti acara yang dihadiri Gubernur Kalsel, Dirjen Hortikultura, Bupati,Pejabat, ketua kelompok tani, tidak bisa disebutkan satu persatu.

Rekaman kegiatan tersebut :
Sambutan Dirjen Hortikultura ,Kementerin Pertanian RI
 Kepala Dinas Pertanian Tanaman dan Perkebunan, Kab Tala Kalsel




Aserani Penangkar Bawang Merah asal Kab Tala foto bersama dengan 
Penangkar /Ketua Kel Tan  lokasi kegiatan


Panen Gubernur dan pejabat ramai di kerubuti wartawan

Oh ya ini hasil ubinan bawang merah yang dilaksanakan oleh BPS dan Dinas Pertanian Kab Tapin, Hari Rabu tanggal 12 Nopember 2014

1. Atas Nama          : Jarno
    Varietas               : Bimas Brebes
    Umur Tanaman   : 58 hari
    Jumlah Rumpun   : 170 Rumpun
    Jarak tanam         : 20 x 20 cm
    Ubinan 2,5 m x 2,5 m  = 13.5 kg
    1600 x 13, 5 kg = 21.6 ton ( basah)
     60 % x21.6,00 = 12.96 ton ( kering

2. Atas Nama          :  Warsi
    Varietas               : Bimas Brebes
    Umur Tanaman   : 56 hari
    Jumlah Rumpun   : 292 Rumpun
    Jarak tanam         : 15  x 15 cm
    Ubinan 2,5 m x 2,5 m  = 22.5  kg
    1600 x 22, 5 kg = 36.00 ton ( basah)
     60 % x 36,00 = 21,60 ton ( kering

3.  Atas Nama          :  Sukarlis
    Varietas               : Bimas Brebes
    Umur Tanaman   : 50 hari
    Jumlah Rumpun   : 242 Rumpun
    Jarak tanam         : 15  x 17 cm
    Ubinan 2,5 m x 2,5 m  = 18.5  kg
    1600 x 18, 5 kg = 29.6, 0 ton ( basah)
     60 % x 36,00 = 17.76 ton ( kering

Nah ini hitungan ANALISA USAHATANI  SEBAGAI BERIKUT :
a. Produksi : rata -rata 17,44 ton/ha = 17.440 kg/ha
b. Pendapatan
    Dengan asumsi harga saat ini Rp. 15.000/kg
    17.440 kg x Rp.15.000 = Rp. 261.600.00
c. Biaya Usahatani :  Rp.96.990.00/ha
d.Keuntungan Rp.261.600.000 - Rp.96.990.000
e.BCR = Rp.261.600.000  : Rp.96.990.000 = 2.69
f. Kesimpulan

Usahatani bawang merah sangat layak diusahakan di wilayah ini  ( karena setiap investasi 1 rupiah akan memberikan keuntungan 2.69 rupiah)

Sumber : Materi didapat saat menghadiri Panen Bawang Merah, oleh Dinas Pertanian Kab. Tapin, 




Jumat, 28 Februari 2014

Budidaya bawang Merah di luar Musim


Bawang Merah banyak memberi manfaat bagi kita  terutama dibidang kesehatan. dan rambut. apa saja manfaatnya  secara ringkas sebagai berikut :
A. Untuk  Kesehatan
1. Menyembuhkan sembelit
2. Masalah pendarahan
3. Mengontrol diabetes
4. Melindungi jantung
5. Mengontrol kadar kolesterol
6. Mencegah kanker

B. Khasiat Bawang Merah untuk Rambut

1. Mengobati rambut rontok. 
2. Menumbuhkan rambut
3. Menyembuhkan infeksi kulit kepala
4. Mengatasi ketombe
Mau lebih lengkap silahkn kunjungi  blog >>> manfaatnya sehat  Klik di Sini

Nah sekarang setelah mengenal manfaatnya bagi kesehatan untuk tubuh kita,, selanjutnya mari kita menanam bawang merah,,
Secara teknis budidaya  saya baru sekedar , mengenal teori,, bahasanya baru baca  buku, teks book...Karena tugas pokok dan fungsi  saya dibidang Hortikultura,,,untuk di Kabupaten Tanah Laut, petani sudah mulai menanam bawang merah walau dengan luas sedikit, baru coba ,, alasannya susah mencari mendapatkan benih bawang merah yang bermutu.. Juga alasan lainnya mahalnya harga benih bawang merah yang cocok untuk dataran rendah pada kisana 0 - 200 meter dpl.

Produktivitas bawang merah yang di tanam petani pada Musim tanam 2013 yang lalu,, dengan benih 1 kilogram  berproduksi menjadi 7 - 8 kilogram,,, anakan yang diperoleh 1 siung bisa menghasilkan anak, umbi siung antara 6 - 9 umbi...

Pada artikel postingan disini anda tidak mendapatkan tehnik budidaya bawang merah silahkan klik sumber data informasi melalui link yang sudah saya koleksi,,, agar anda bisa membandingkan,,,
Website dan blog yang menyajikan tentang budidaya bawang merah sebagai berikut :

WEBSITE PEMERINTAH :
  1. Balai penelitian sayuran klik disini 
  2. e petani  ,, menajikan materi tenatng budidaya bawang merah  berasal dari biji.  kilik disini
BLOG LAINNYA
a. best budidaya tanaman blogspot.com  klik artikel bawnag merah disini
b. peluang, manfaat dan cara menanam bawang merah kilik disini
c. Tehnik budidyaa bawnag merah yang benar.... lengkpnya kilik disini

Bila linknya gak jalan >>> mohon maaf  nanti diperbaiki

Kalau saya menulis tentang budidya bawang merah .. bukan karya saya jadi tidak etis... 

,, Nah ini penampakan bawang merah..... di kabupaten tanah Laut













Rabu, 19 Desember 2012

Mengenal Komoditas Pertanian khusus Hortikultura

Komoditas hortikultura adalah kelompok komoditas yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, bunga, tanaman hias dan tanaman biofarmaka. Kalau dilihat dari cara penggunaan, habitus tanamannya maupun fungsinya, nampaknya kelima kelompok anggota hortikultura merupakan komoditas-komoditas yang sangat berbeda satu dengan yang lain.Buah-buahan dan sayuran dikonsumsi sebagai pangan manusia, sedangkan bunga dan tanaman hias tidak dimakan, dan tanaman obat lain lagi penggunaannya. Pohon buah-buahan sebagian besar habitusnya adalah pohon, sedangkan sayuran adalah herba. Tetapi sebenarnya seluruh komoditas hortikultura mempunyai ciri penting yang sama satu dengan yang lain.
Komoditas hortikultura juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sehingga usaha agribisnis hortikultura (buah, sayur, florikultura dan tanaman obat) dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan petani baik berskala kecil, menengah maupun besar, karena memiliki keunggulan berupa nilai jual yang tinggi, keragaman jenis, ketersediaan sumberdaya lahan dan teknologi, serta potensi serapan pasar di dalam negeri dan internasional yang terus meningkat. Pasokan produk hortikultura nasional diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri, baik melalui pasar tradisional, pasar modern, maupun pasar luar negeri (ekspor 
KOMODITAS BINAAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
SESUAI KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 511/Kpts/PD.310/9/2006
                              TANGGAL : 12 September 2006 

NO

KELOMPOK KOMODITAS

Jumlah

1

Sayuran

80

2

Buah

60

3

Florikultura

117

4

Tanaman Obat

66

JUMLAH

323

Sedangkan Untuk Cakupan Pada Laporan Statistik Horikultura adalah :
NO
KEL. KOMODITAS
JUMLAH
1.
Sayuran
25
2.
Buah
26
3.
Florikultura
24
4.
Tanaman Obat
15
Total
90
Secara terperinci berdasarkan nama komoditas Hortikultura, anda dapat mengunjungi website : http://hortikultura.deptan.go.id
atau KLIK DI SINI 

Sabtu, 14 Juli 2012

Seputar Mulsa untuk Pertanian

Pengertian menurut  :


PENGERTIAN MULSA
1.Mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tersebut tumbuh dengan baik. 
2. Menurut Buckman dan Brandy (1969) dalam Utomo (2007) bahwa mulsa adalah semua bahan yang digunakan pada permukaan tanah terutama untuk menghalangi hilangnya air karena penguapan atau untuk mematikan tanaman pengganggu. Mulsa sering juga disebut sersah. Sersah sudah terbukti efektif sekali untuk mengurangi penguapan dan menghindari tumbuhnya tanaman pengganggu, tetapi pada umumnya tidak dapat digunakan pada tanaman yang memerlukan pengolahan tanah susulan. 

3. Bahan spt jerami (serbuk gergaji, dedaunan, dsb) yg disebarkan pada permukaan tanah untuk melindungi akar tanaman dr pengaruh air hujan (pemadatan tanah dsb); 
·  tunggul  sisa tanaman yg ditinggalkan di atas permukaan tanah untuk menutup tanah itu sebelum dan selama persiapan pengolahan tanah; 
pe·mul·sa·an n teknik untuk menjaga tetapnya suhu tanah di sekitar akar tanaman, menahan uap air dl tanah, mencegah erosi, dan menghilangkan tumbuhnya gulma dan penyakit 

 Manfaat :

a.  Keuntungan bertani sistem Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) ini antara lain:


  • Pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus total sebelum tanam
  • Warna hitam dari mulsa menimbulkam kesan gelap sehingga dapat  menekan rumput-rumput liar atau gulma
  • Warna perak dari mulsa dapat memantulkan sinar matahari (sinar ultra violet), sehingga dapat mengurangi hama aphid, trips dan tungau, serta secara tidak langsung menekan serangan penyakit virus
  • Menjaga tanah tetap gembur, suhu dan kelembaban tanah relatif tetap (stabil)
  • Mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari
  • Buah cabai yang berada di atas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga mengurangi resiko terjangkitnya penyakit busuk buah
  • Kesuburan tanah karena pemupukan dapat merata, sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya relatif seragam (homogen)
  • Praktis untuk melakukan sterilisasi tanah dengan menggunakan fumigan seperti Basamid-G, karena fungsi MPHP mempercepat proses pembentukan gas zat fumigan tanpa harus membeli plastik khusu
  • Secara ekonomis penggunaan MPHP dapat mengurangi pekerjaan penyiangan dan penggemburan tanah, sehingga biaya pengadaan MPHP dapat dialokasikan dari biaya pemeliharaan tanaman tersebut
  • Pada musim kering (kemarau) MPHP dapat menekan penguapan air dalam tanah, sehingga tidak terlalu sering untuk melakukan penyiraman.
 Manfaat Terhadap Tanaman

Dengan adanya bahan mulsa di atas permukaan tanah, benih gulma akan sangat terhalang. Akibatnya tanaman yang ditanam akan bebas tumbuh tanpa kompetisi dengan gulma dalam penyerapan hara mineral tanah. Tidak adanya kompetisi dengan gulma tersebut merupakan salah satu penyebab keuntungan yaitu meningkatnya produksi tanaman budidaya.

c. Keuntungan bertani sistem MPHP antara lain :
  1.  Pemberian pupuk dapat dilakukan sekaligus total sebelum tanam.
  2. Warna hitam dari mulsa menimbul-kan kesan gelap sehingga dapat menekan rumput-rumput liar atau gulma.
  3. Warna perak dari mulsa dapat memantulkan sinar matahari ; sehingga dapat mengurangi hama aphis, trips dan tungau, serta secara tidak langsung menekan serangan penyakit virus.
  4.  Menjaga tanah tetap gembur, suhu dan kelembaban tanah relatif tetap (stabil).
  5.  Mencegah tercucinya pupuk oleh air hujan, dan penguapan unsur hara oleh sinar matahari.
  6.  Buah cabai yang berada di atas permukaan tanah terhindar dari percikan air tanah sehingga dapat mengurangi resiko berjangkitnya penyakit busuk buah.
  7.  Kesuburan tanah karena pemupukan dapat merata, sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya relatif seragam (homogen). 


d. Manfaat Mulsa Plastik Untuk Lahan Cabai Mulsa plastic adalah lembaran plastik berwarna hitam perak yang berguna untuk melindungi permukaan tanah dari terpaan hujan, erosi dan menjaga kelembaban tanah, struktur tanah, kesuburan tanag serta menghambat pertumbuhan gulam taua rumput liar yang berada di sekitar tanaman yang dibudidayakan dengan system tanpa mulsa

·         Gambar Mulsa
 a. Mulsa Plastik  dan Jerami 


  : Materi :   foto dan teks  ( artikel) diambil dari berbagai sumber

Kamis, 05 Juli 2012

Harga Cabai,dan Tomat Tahun 2011

Menurut BPS ( Badan Pusat Statsitik ) penyebab Inflasi di Indonesia adalah kenaikan harga Cabai Rawit dan Cabai Merah. Nah untuk mengetahui perkembangan harga  ketiga komoditas tersebut  kita perlu  punya data yang dapat dipertanggungjawabkan, sumber asli, lengkap.

Bagi anda ingin mengetahui harga Cabai dan Tomat selama 1 tahun, yaitu sejak Januari sampai dengan Desember 2011 di Kabupaten Tanah Laut,


Kalau kita baca perkembangan harga Cabai Besar rata - rata per kilogram Rp. 12.796,  terendah terjadi pada bulan Januari, Juli dan Agustus Rp. 10.000 dan tertinggi  pada bulan Oktober Rp. 20.000.  Kisaran harga terendah tertinggi  antara Rp. 10.000. Tidak lah ekstrem harga Cabai besar, jadi petani dan pedagang masih bisa mengatur pola tanam dan pola jual agar sama sama untung.

Sedangkan untuk Cabai Rawit,,, selisih harga terendah dn tertinggi cukup signipikan, yaitu trendah pada bulan Juli Rp. 30.000 dan tertinggi bulan Pebruari Rp. 85.000,, Keuntungan dan kerugian yang didapat petani pelaku utama sayuran buah bisa saling menuntupi, karena perbedaan harga yang cukup menyolok.

Untuk Tomat  anda dapat membaca sendiri,,, karena gak begitu jauh selisih harga.

Moga kita suka makan cabai, suka bikin sambel pedas ,, dan suka makan tomat, suka makan olahan tomat..... sehingga petani tetap menanam tomat, menanam sayuran buah....