Tampilkan postingan dengan label Buah buahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buah buahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Mei 2017

Mengenal Buah Unggul Kalimantan Selatan dalam Foto (10 jenis buah)

Pada artikel terdahulu telah di paparkan berbagai jenis komoditas tanaman unggul yang telah di daftarkan pada kementerian Pertanian RI, untuk lebih jelas dapat anda lihat dan baca buah unggul tersebut. Oke langsung ke TKP saja,, nah ini dia buah tersebut :

1. Pisang Kepok Manurun
2. Pisang Talas
3. Kuini Varietas Anjir Batola
4.Rambutan Zainal Mahang

Jumat, 12 Mei 2017

Mengenal Buah Unggul Kalimantan Selatan

         Kalimantan Selatan  telah lama  dikenal sebagai  daerah yang memiliki keanearagaman hayati dan jenis buah-buahan tropis spesifek yang hanya ada di wilayah Kalimantan. Secara umum penyebaran  buah-buahan tropis yang ada di Kalimantan Selatan terletak disebelah Barat dan Timur Pegunungan Meratus . Kedua wilayah Barat dan TimurPegunungan Meratus  berbeda kondisi iklim dan tanahnya. Perbedaan ini kemungkinan merupakan salah satu factor  keragaman buah-buahan yang ada di Kalimantan  Selatan. Menurut Wahdah et/al (2002) pada kedua wilayah tersebut kemungkinandiperoleh, (1). Tanaman buah-buahan yang sudah mempunya  keunggulan sehingga siap untuk pengembangan  teknik perbanyakan dan budidaya tanaman, (2). Tanaman buah-buahan  yang potensial  untuk dikembangkan melalui pemuliaan tanaman, dan (3). Tanaman buah-buahan yang belum kelihatan potensinya , namun sudah mulai langka ,sehingga  perlu dilestarikan  secara resmi

        Sebagian besar  buah-buahan yang ada di Kalimantan  Selatan belum dibudidayakan  secara komersial. Hanya jeruk siam  Banjar yang sudah mulai dikembangkan  secara luas  dengan menggunakan teknologi budidaya yang memadai.  Buah-buahan tersebut umumnya ditanam  dipekarangan rumah, dan lainnya , tumbuh  di hutan budidaya (hutan liar)  Semakin maraknya konversi lahan hutan menjadi kebun kebun kelapa sawit, kebun karet,pemukiman  dan insdustri  juga ditenggrai  penyebab menghilang dan berkurangnya  hasil beberapa spesies buah local Kalimantan  Selatan tersebut.

Senin, 07 November 2016

Tehnik Budidaya Buah naga

 Pendahuluan

Buah Naga (Hylocereous costaricensis) merupakan spesies tanaman terna memanjat perennial yang termasuk dalam keluarga kaktus - kaktusan (Cactaceae). Tanaman ini diduga berasal dari kawasan hutan tropis dan subtropics Meksiko dan Amerika Selatan. Selanjutnya tanaman buah naga menyebar ke kawasan tropis dan sub tropis benua Amerika, Asia, Australia dan Kawasan Timur Tengah. Sampai awal tahun 2000 an tanaman buah naga sudah dibudidayakan sedikitnya oleh 22 negara tropis dan subtropics. Sekitar akhir tahun 2000 tanaman buah naga masuk ke Indonesia di introduksi dari Thailand. Selanjutnya diuji Tanam di beberapa daerah Bogor, Jember, malang, Mojokerto dan Yogyakarta. Tanaman Buah naga masuk ke kabupaten Tanah Laut sekitar tahun 2009 - 2010 yang didatangkan dari Banyuwangi, Lumajang, dan Yogyakarta. Perkembangan selanjutnya menyebar secara cepat beberapa tempat di dalam Kabupaten Tanah Laut seperti Pelaihari, Batu Ampar, Panyipatan, Takisung dan Tambang Ulang.

Kamis, 15 Oktober 2015

Festival Hortikultura Di Mataram Jilid I

Ikut Juga Menghadiri Festival Hortikultura Tahun 2015 di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat yang Dilaksanakan Tanggal 10-14 Oktober 2015 yang tahun sebelumnya bernama Pekan Flori dan Flora Tingkat Nasional. Pada kesempatan ini saya menghadiri kegiatan ini dari tanggal 10-12 Oktober 2015. Rekaman kegiatan Festival Hortikultura Episode pertama ini mengunjungi Stand Rumah Hortikultura penyelenggara adalah dari Dirjen Hortikultura, Kementrian Pertanian. Lihat Foto berikut : 












Kamis, 27 Februari 2014

Penyakit Layu pada Pisang ( LAGI)

Banyak cara untuk dapat menikmati buah pisang kepok.... diantaranya adalah dengan  :
Mengendalikan Penyakit layu pada pertanaman pisang dengan mengabungkan beberapa langkah tindakannya,  yaitu 
  • Penggunaan bibit sehat (bebas dari patogen). Bibit yang digunakan harus jelas asal usulnya, yaitu berasal dari induk yang sehat dan subur serta bebas dari hama/penyakit.  Cara mendapatkan bibit sehat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui anakan dan bonggol

  • Menanam varietas tahan/toleran.  Beberapa jenis pisang ditemukan toleran/ tahan terhadap penyakit layu seperti pisang Mas sasih, Mas tahun, Merlin,  Gancan, Palembang, Ketip Warangan, Udang, Batu, Bojog, Cenana Bang dan Jelawe (Sudana, 2004).

  • Sanitasi lingkungan.  Membersihkan pelepah daun yang sudah tua serta gulma yang tumbuh disekitar tanaman pisang guna menghilangkan sumber infeksi.  Ada beberapa tanaman yang dapat dijadikan sebagai inang alternatif bagi pertumbuhan dan perkembagan penyakit layu diantaranya adalah Zingiber cassumunar (bengle), Z. aromaticum (lempuyang wangi), Curcuma mangga (temu mangga), Ocimum bassilicum (selasih), O. gratissimum (ruku-ruku), O. sanctum (kemangi, Solanum khasianum (terong KB), kencur (Kaempferia galanga) 

  • Kultur teknis. Pengaturan jarak tanam (tergantung jenis pisang, minimal 2,5 m x 2,5 m), pemupukan (1,2 kg NPK per pohon/tahun) dimana 1/4 pupuk diberikan pada 1 bulan setelah tanam, selanjutnya sisa pupuk diberikan setiap 3 bulan sekali atau  dengan pemupukan 1,2 kg ZA; 0,45 kg SP36 dan 0,50 kg KCl per pohon/tahun) dimana ¼ pupuk ZA, Sp36 dan KCl diberikan satu bulan setelah tanam, selanjutnya sisa pupuk diberikan setiap tiga bulan sekali (Suastika & Kamandalu, 2005). Pengairan dan sanitasi kebun dilakukan sesuai dengan kebutuhan.  Tanaman pisang seperti tanaman lainnya perlu di pupuk dan diairi agar pertumbuhannya kuat.  Kondisi ini akan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit layu.  Jumlah anakan per rumpun dibatasi maksimum 3 (tiga) batang.

  • Bila harus menanam pisang peka seperti Kepok, Raja, Kayu dan sebagainya di daerah endemis penyakit layu, disarankan menggunakan biopestisida Persada (dengan bahan aktif mikroba antagonis Gliocladium sp., Fusarium. oxysporum avirulen Pseudomonas flourescens dan Streptomyces sp.) dan pestisida nabati (ekstrak daun sirih, daun sambiroto, daun papaya, bawang putih dan lengkuas) yang diikuti dengan teknologi budidaya tanaman sehat seperti penaturan jarak tanam, pemupukan, sanitasi kebun, pengairan yang baik

  • Sumber :  Materi berjudul 
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) UNTUK  MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU PISANG
Ida Bagus Kade Suastika
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali
Jln. By Pass Ngurah Rai Pesanggaran, Denpasar. PO. BOX:3480, Telp.(0361)720498, Fax (0361)720498, Email: 
bptpbali@yahoo.com
Mau yang lengkap silahkan download... disini 


Senin, 17 Juni 2013

Mari kita Menanam Melon


Melon lebih senang tumbuh di dataran menengah yang suhunya agak dingin, yakni pada ketinggian 300-1.000 m dpl. Di dataran rendah yang ketinggiannya kurang dari 300 m dpl, buah melon berukuran lebih kecil dan dagingnya agak kering (kurang berair).

Sedangkan tanah yang baik untuk budi daya melon adalah jenis tanah andoso atau tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik untuk memudahkan akar tanaman berkembang. Pada dasarnya, melon membutuhkan air yang cukup banyak. Namun, sebaiknya air itu berasal dari irigasi, bukan dari air hujan.
Untuk pertumbuhannya, melon membutuhkan suhu yang sejuk dan kering. Suhu ideal bagi pertumbuhan melon berkisar antara 24-30° C. Melon tidak dapat tumbuh jika suhu kurang dari 18°C.
Melon susah tumbuh di tempat yang kelembapan udara rendah (kering) dan ternaungi. Tanaman ini lebih senang di daerah terbuka, tetapi sinar matahari yang tidak terlalu panas, cukup dengan penyinaran sekitar 60-75% saja.

Secara teknis tehnik budidaya Melon :

Target standar buah yang ingin dicapai berdasarkan standar prosedur operasional budi daya melon sebagai berikut.
  • Ukuran buah 1.6-2.5 kg/buah (rata-rata 2.1 kg/buah).
  • Bentuk buah sesuai deskripsi varietas.
  • Jaring tebal, rapat, dan merata sesuai dengan deskripsi varietas.
  • Buah tidak cacat dan tidak terkontaminasi benda lain ataupun residu pestisida.
  • Ukuran buah seragam (toleransi di luar standar 15%).
  • Bentuk buah seragam (toleransi di luar standar 5%).
  • Kadar kemanisan buah (brix) 12-16° untuk melon berdaging merah dan 10-12° untuk melon berdaging putih.
  • Untuk melon berdaging merah, sebaiknya tangkai tidak lepas, berbentuk T, dan masih segar saat dipanen.
  • Untuk melon berdaging putih, sebaiknya tangkai masih segar saat dipanen.

Untuk mendukung keberhasilan panen buah Melon, kita memerlukan tahapan kritis yaitu menyemai dan menanam.. Nah ini awal tanam yang saya laksanakan pada awal Juni 2013 , lihat tanggal pada foto,

Mari kita dukung makan sehat buah Alami. buah lokal produk kita sendiri, Setuju banget





















Rabu, 19 Desember 2012

Mengenal Komoditas Pertanian khusus Hortikultura

Komoditas hortikultura adalah kelompok komoditas yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, bunga, tanaman hias dan tanaman biofarmaka. Kalau dilihat dari cara penggunaan, habitus tanamannya maupun fungsinya, nampaknya kelima kelompok anggota hortikultura merupakan komoditas-komoditas yang sangat berbeda satu dengan yang lain.Buah-buahan dan sayuran dikonsumsi sebagai pangan manusia, sedangkan bunga dan tanaman hias tidak dimakan, dan tanaman obat lain lagi penggunaannya. Pohon buah-buahan sebagian besar habitusnya adalah pohon, sedangkan sayuran adalah herba. Tetapi sebenarnya seluruh komoditas hortikultura mempunyai ciri penting yang sama satu dengan yang lain.
Komoditas hortikultura juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sehingga usaha agribisnis hortikultura (buah, sayur, florikultura dan tanaman obat) dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan petani baik berskala kecil, menengah maupun besar, karena memiliki keunggulan berupa nilai jual yang tinggi, keragaman jenis, ketersediaan sumberdaya lahan dan teknologi, serta potensi serapan pasar di dalam negeri dan internasional yang terus meningkat. Pasokan produk hortikultura nasional diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri, baik melalui pasar tradisional, pasar modern, maupun pasar luar negeri (ekspor 
KOMODITAS BINAAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
SESUAI KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 511/Kpts/PD.310/9/2006
                              TANGGAL : 12 September 2006 

NO

KELOMPOK KOMODITAS

Jumlah

1

Sayuran

80

2

Buah

60

3

Florikultura

117

4

Tanaman Obat

66

JUMLAH

323

Sedangkan Untuk Cakupan Pada Laporan Statistik Horikultura adalah :
NO
KEL. KOMODITAS
JUMLAH
1.
Sayuran
25
2.
Buah
26
3.
Florikultura
24
4.
Tanaman Obat
15
Total
90
Secara terperinci berdasarkan nama komoditas Hortikultura, anda dapat mengunjungi website : http://hortikultura.deptan.go.id
atau KLIK DI SINI 

Jumat, 20 Juli 2012

Pisang Kepok terserang Penyakit Darah

Sudah lama menunggu Pisang Kepok yang tumbuh di halaman belakang rumah, dengan semangat saya menebang Pisang Kepok dan mengambil satu tandan. Melihat penampilan pisang yang tidak sempurna seperti kempes pada buah, daun menampakan gejala kuning, batang pisang agak kurus, daun muda tumbuh layu.

Pisang kepok saya iris melintang, wow ternyata terserang penyakit darah, coba perhatian  penampilan gambar pisang berikut :

: 

Kalau kita cari pustaka tentang gejala pisang yang terserang penyakit darah adalah :

TANDA SERANGAN

Penyakit Darah Pisang (Pseudomonas solanacearum) kebanyakan mulai
menunjukkan tanda serangan pada tanaman yang sudah berbuah, sedang pada
tanaman yang masih muda belum menampakkan tanda serangan yang jelas.

  1. Pada tanaman dewasa (tanaman pisang yang sudah berbuah) tanda serangan dapat dilihat pada daun ketiga atau keempat dari atas (pucuk yang mulai menguning serta disusul dengan daun berikutnya lalu  mengering. Akibat dari semua daun menguning, maka pertumbuhan buah tidak sempurna.
  2. Apabila buah-buah pisang tersebut di potong atau di belah terliha adanya cairan atau getah kental berwarna coklat kemerahan yang berbau busuk.
  3. Pada bagian dalam bungkul dan batang pisang yang sudah terken penyakit, apabila dipotong bagian tengah terlihat bintik-bintik berwarna coklat kemerahan. Akhirnya berlanjut tanaman pisang akan menjad kering dan mati.

Artikel yang berhubungan dengan penyakit darah pisang :

a.  Mengendalikan Penyali Layu , website gerbangpertanian,,,,,, lengkapnya Klik Disini
b.  Mengenal pisnag secara lengkap website Wikipedia bahas Indonesia Kunjungi disini 
c.  Mengenal dan Mencegah Penyakit Fusarium oxyforum pada Tanaman Pisang Klik BPTP Kaltim


Rabu, 18 Juli 2012

Mari Nanam Blewah dan bikin Es buah


Blewah (Cucumis melo L. Kelompok Cantalupensis) adalah tumbuhan penghasil buah yang banyak digunakan sebagai minuman penyegar di Asia Tenggara, selain timun suri dan kolang-kaling. Blewah sejenis dengan melon namun berbeda kelompok budidaya. Ia berbentuk liana, seperti juga labudan mentimun.
Blewah umumnya berbentuk bulat lonjong, dengan kulit berwarna jingga terang dengan bercak kehijauan. Di balik kulit buah yang tipis, terdapat daging buah yang relatif lembut dan bertekstur. Di bagian dalamnya terdapat rongga yang berisi biji dan serat.
Kandungan gizi
Blewah kaya kandungan mineral kalium dan provitamin A serta serat makanan. Kandungan gizi dalam buah ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Blewah
Kalimantan Selatan, buah Blewah belum banyak dikenal  oleh masyarakat luas.Termasuk saya yang tinggal di Kota Pelaihari, dengan mencari pustaka di berbagai buku tidak ada, akhirnya dengan bantuan Paman Google, ada sedikit info yang saya baca. Artikel lengkap tentang budidaya, penyebaran luas tanam dan produksi masih belum ada. 
Saya mencoba beli benih Blewah 1 bungkus Rp. 15.000 dengan berat 5 gram. segera disemai pada polibag, beberapa sudah tumbuh, sekitar 10 hari saya pindah di tanah dan Polibag ukuran besar. Lubang tanam saya gali dengan cangkul ukuran 40 cm, masukkan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang dari Sapi.
Contoh tanaman blewah sudah mulai tumbuh subur cabang mencapai 80 cm dan mulai berbunga.Tanggal pengambilan foto 15 Juli 2012   

  Artikel terkait silahkan kunjungi  : website :  http://kulinerkita.multiply.com/reviews/item/952 klik DISINI
  Artikel   tentang cara membuat Es buah Blewah... silahkan kunjungi website    
    http://baltyra.com/2009/08/03/pecel-es-blewah/ atau Klik DISINI

Kamis, 05 Juli 2012

Harga Buah-buahan di Kabupaten Tanah Laut

Siapa yang tidak suka mengkonsumsi buah-buahan?Semua orang pasti suka dengan salah satu bagian dari makanan empat sehat lima sempurna tersebut. Buah-buahan merupakan pangan yang mengandung nutrisi yang terdiri dari vitamin dan mineral. Selain itu, buah-buahan juga mengandung banyak serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Jika diuraikan, maka fungsi dari buah-buahan sangatlah banyak, maka tidak heran jika setiap hari banyak orang beramai-ramai mengkonsumsi buah-buahan dalam jumlah tertentu.


Betulkan,, anda mengenal manfaat dan khasiat buah,, lagi buah lokal Indonesia sudah terjamin kesegaran, fresh..... Daripada mengonsumsi buah impor yang tidak jelas pohonn tidak jelas budidaya.... resiko lho. Ya Harganya mahal, tapi buah impor seragam masak, ukuran bahkan rasa standar banget..
 
Oh ya anda perlu juga mengetahui harga buah buahan di Kabupaten Tanah Laut, sebagai perbandingan di tempat anda, di pasar, dikota anda....
 
Data tercatat sanpai bulan Mei 2012 dan jumlah komoditas 10 macam,,, nih dia data , baca tabelnya.

Dari 10 jenis buah lokal yang beredar di Pasar perubahan harga Januari sampai Mei 2012, tidak begitu menyolok, yang berbeda pada 1 tahun berjalan,  Nanti akan saya postingan evaluasi harga yang terjadi sejak Januari sampai Desember 2012. Tunggu ya sampai bulan Desember ...he he..

Kamis, 27 Januari 2011

Mengenal Lalat Buah Mangga

Lalat Buah (Bactrocera dorsalis)
Lalat Buah : Bactrocera dorsalis, B. neohumeralis, B. pedestris
Famili : Tephritidae
Ordo : Diptera

Morfologi/Bioekologi

Telur berwarna putih, berbentuk bulat panjang, diletakkan berkelompok 2 - 15 butir dan dalam waktu ± 2 hari. Telur yang diletakkan di dalam buah akan menetas menjadi 1arva. Seekor lalat betina mampu menghasilkan telur 1200 - 1500 butir.
Larva berwarna putih keruh atau putih kekuning-kuningan, berbentuk bulat panjang dengan salah satu ujungnya runcing. Larva terdiri atas tiga instar, dengan lama stadium larva 6 - 9 hari.

Senin, 18 Oktober 2010

Banyak Manfaat dari Tanaman Pisang

Tujuan utama bertanam pisang adalah memperoleh buahnya yang dapat disantap sebagai buah meja, cuci mulut sehabis makan , dimasak jadi berbagai makanan, dibuat pisang salai, keripik pisang, atau tepung pisang. Rasa pisang rupnya demikian “ netral sehingga digemari setiap orang, mulai manca Negara samapi orang local kita sendiri.

Selain buahnya yang dapat dimakan langsung, atau melalui pengolahan, ada bagian pisang yang dapat dimanfaatkan yaitu “ BUNGANYA “
Bunga pisang merupakan bahan yang dapat dioleh jadi sayur oleh ibu –ibu rumah tangga.

Daunnya merupakan bahan pembungkus, baik pembungkus dagangan atau pembungkus kue kue sebelum dikukus.

Adalagi yang dimanfaatkan dari pisang ;PELEPAH PISANG ‘ Pelepah pisang dikeringkan dan digunakan sebagai lapisan kernajang untuk mengepak tembakau. Dimusim Tembakau pelepah pisang yang telah dikeringkan ini merupakan dagangan yang penting sebagai pembungkus tembakau masih belum digantikan oleh bahan lainnya, misalnya plastic.
Batang pisang dipedesaan banyak dimanfaatkan sebagai penutup tanah disekitar batang cengkeh, atau tanaman lainnya.
Tanaman pisang dapat juga dimanfaatkan sebagai pelindung tanah pencegah erosi dipinggir –pinggir tanah yang terbentuk sngekedan , Banyak juga petani yang meanfaatkan tanman pisang sebagai tanaman sela disamping tanaman cengkeh.

Link terkait yang bisa Anda kunjungi :