Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Mei 2017

Mengenal Buah Unggul Kalimantan Selatan dalam Foto (10 jenis buah)

Pada artikel terdahulu telah di paparkan berbagai jenis komoditas tanaman unggul yang telah di daftarkan pada kementerian Pertanian RI, untuk lebih jelas dapat anda lihat dan baca buah unggul tersebut. Oke langsung ke TKP saja,, nah ini dia buah tersebut :

1. Pisang Kepok Manurun
2. Pisang Talas
3. Kuini Varietas Anjir Batola
4.Rambutan Zainal Mahang

Minggu, 07 Mei 2017

TEKNOLOGI BUDIDAYA DUKU ( PADANG BATUNG ) YANG BAIK DAN BENAR

PENDAHULUAN
Duku (Lansium domesticum Corr) adalah salah satu buah buahan yang  cukup diminati konsumen,  biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar, Buah duku banyak mengandung vitamin - vitamin, protein, karbohidrat, lemak dll,  juga  mengandung serat yang bermanfaat untuk memperlancar  sistem pencernaan. Di Kabupten Hulu Sungai Selatan duku yang paling dikenal   Duku Padang Batung .

A. PEMILIHAN LOKASI DAN PERSIAPAN TANAM
1. Syarat Tumbuh
a. Iklim
Duku bisa ditanam  didataran rendah hingga ketinggian  1.500 – 2.500 mm pertahun.Tanaman ini dapat tumbuh dan berbuah baik pad berbagai jenis tanah, terutama tipe tanah Podsolik kuning, kaya bahan organik dan sedikit asam namun ketersediaan air tanah yang cukup.Duku tidak tahan penggenangan, duku umumnya berbuah sekali dalam setahun,sehingga dikenal adanya musim buah duku.

b. Tanah
· Tanaman duku dapat tumbuh baik sekali pada tanah yang banyak mengandung bahan organik,subur dan aerasi yang baik
· Derajat kemasaman pH untuk duku adala  6– 7 

2.  Persiapan lahan dan jarak tanam
a. Persiapan Lahan
     Sebelum dilakukan pengolahan lahan perlu diketahui terlebih dahulu tingkat pH tanah yang sesuai untuk tanaman duku, yaitu sebesar  6-7. Selain itu kondisi tanah yang akan diolah juga harus sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman duku yaitu tanah yang mengandung banyak bahan organik serta airase tanah yang baik.
b. Jarak Tanam
·      Jarak tanam yang dianjurkan sangat bervariasi dari jarak 8 x 8 m (kira-kira 150 pohon/ha,) sampai jarak 12x12 m (50-60 pohon/hektar). Jarak tanam ini ditentukan dengan memperhatikan adanya pohon-pohon pendampingnya.
·      jarak 50  m dibuat parit sedalam 1 m sebagai saluran drainase.

Kamis, 15 Oktober 2015

Seminar Hortikultura di Mataram 2015

Dengan berdasarkan surat undangan seminar tema Peningkatan Daya Saing Horikultura Nasional Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diselenggarakan oleh Kementrian Pertanian melalui Dirjen Hortikultura, selengkapnya sebagai berikut :


UNDANGAN SEMINAR

Dalam rangka Festival Hortikultura Tahun 2015, Direktorat Jenderal Horikultura mengundang Saudara/i untuk berperan serta dalam acara seminar horikultura dengan Tema “Peningkatan Daya Saing Horikultura Nasional Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” yang akan diselenggarakan pada :

Hari            :    Sabtu, 10 Oktober 2015
Pukul          :    18.00-22.00 WITA
Tempat       :    Ball Room Hotel Lombok Raya
                        Jalan Panca Usaha No. 11 Mataram-NTB
Atas perhatian dan kehadiran Saudara/i disampaikan terimakasih.

                        Ketua Panitia Pelaksana Festival Hortikultura


                               Ir. Sri Wijayanti Yusuf, M.Agr.Sc



AGENDA ACARA SEMINAR HORTIKULTURA
WAKTU
KEGIATAN
KETERANGAN
18.00-19.30
Makan Malam
Panitia
19.30-21.00
Presentasi Panel

1.    Peningkatan Daya Saing Horikultura Nasional Menghadapi Pasar Bebas ASEAN (Masyarakat Ekonomi ASEAN)
2.    Kunci Keberhasilan Dan Kendala Usaha Pengelolaan Kebun Buah Komersial
3.    Peluang dan Tantangan Ekspor Buah Nusantara


Narasumber :
Direktur Jenderal Horikultura


Pimpinan Yayasan Obor Tani

Pimpinan Wijaya Fruits
21.00-21.30
Diskusi
Moderator
21.30-21.45
Pembacaan Rumusan Hasil Seminar
Moderator
21.45-22.00
Penutupan
Panitia


Foto-Foto Pelaksanaan Kegiatan seminar Hortikultura :




Kamis, 27 Februari 2014

Penyakit Layu pada Pisang ( LAGI)

Banyak cara untuk dapat menikmati buah pisang kepok.... diantaranya adalah dengan  :
Mengendalikan Penyakit layu pada pertanaman pisang dengan mengabungkan beberapa langkah tindakannya,  yaitu 
  • Penggunaan bibit sehat (bebas dari patogen). Bibit yang digunakan harus jelas asal usulnya, yaitu berasal dari induk yang sehat dan subur serta bebas dari hama/penyakit.  Cara mendapatkan bibit sehat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui anakan dan bonggol

  • Menanam varietas tahan/toleran.  Beberapa jenis pisang ditemukan toleran/ tahan terhadap penyakit layu seperti pisang Mas sasih, Mas tahun, Merlin,  Gancan, Palembang, Ketip Warangan, Udang, Batu, Bojog, Cenana Bang dan Jelawe (Sudana, 2004).

  • Sanitasi lingkungan.  Membersihkan pelepah daun yang sudah tua serta gulma yang tumbuh disekitar tanaman pisang guna menghilangkan sumber infeksi.  Ada beberapa tanaman yang dapat dijadikan sebagai inang alternatif bagi pertumbuhan dan perkembagan penyakit layu diantaranya adalah Zingiber cassumunar (bengle), Z. aromaticum (lempuyang wangi), Curcuma mangga (temu mangga), Ocimum bassilicum (selasih), O. gratissimum (ruku-ruku), O. sanctum (kemangi, Solanum khasianum (terong KB), kencur (Kaempferia galanga) 

  • Kultur teknis. Pengaturan jarak tanam (tergantung jenis pisang, minimal 2,5 m x 2,5 m), pemupukan (1,2 kg NPK per pohon/tahun) dimana 1/4 pupuk diberikan pada 1 bulan setelah tanam, selanjutnya sisa pupuk diberikan setiap 3 bulan sekali atau  dengan pemupukan 1,2 kg ZA; 0,45 kg SP36 dan 0,50 kg KCl per pohon/tahun) dimana ¼ pupuk ZA, Sp36 dan KCl diberikan satu bulan setelah tanam, selanjutnya sisa pupuk diberikan setiap tiga bulan sekali (Suastika & Kamandalu, 2005). Pengairan dan sanitasi kebun dilakukan sesuai dengan kebutuhan.  Tanaman pisang seperti tanaman lainnya perlu di pupuk dan diairi agar pertumbuhannya kuat.  Kondisi ini akan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit layu.  Jumlah anakan per rumpun dibatasi maksimum 3 (tiga) batang.

  • Bila harus menanam pisang peka seperti Kepok, Raja, Kayu dan sebagainya di daerah endemis penyakit layu, disarankan menggunakan biopestisida Persada (dengan bahan aktif mikroba antagonis Gliocladium sp., Fusarium. oxysporum avirulen Pseudomonas flourescens dan Streptomyces sp.) dan pestisida nabati (ekstrak daun sirih, daun sambiroto, daun papaya, bawang putih dan lengkuas) yang diikuti dengan teknologi budidaya tanaman sehat seperti penaturan jarak tanam, pemupukan, sanitasi kebun, pengairan yang baik

  • Sumber :  Materi berjudul 
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) UNTUK  MENGENDALIKAN PENYAKIT LAYU PISANG
Ida Bagus Kade Suastika
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali
Jln. By Pass Ngurah Rai Pesanggaran, Denpasar. PO. BOX:3480, Telp.(0361)720498, Fax (0361)720498, Email: 
bptpbali@yahoo.com
Mau yang lengkap silahkan download... disini 


Senin, 17 Juni 2013

Mari kita Menanam Melon


Melon lebih senang tumbuh di dataran menengah yang suhunya agak dingin, yakni pada ketinggian 300-1.000 m dpl. Di dataran rendah yang ketinggiannya kurang dari 300 m dpl, buah melon berukuran lebih kecil dan dagingnya agak kering (kurang berair).

Sedangkan tanah yang baik untuk budi daya melon adalah jenis tanah andoso atau tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik untuk memudahkan akar tanaman berkembang. Pada dasarnya, melon membutuhkan air yang cukup banyak. Namun, sebaiknya air itu berasal dari irigasi, bukan dari air hujan.
Untuk pertumbuhannya, melon membutuhkan suhu yang sejuk dan kering. Suhu ideal bagi pertumbuhan melon berkisar antara 24-30° C. Melon tidak dapat tumbuh jika suhu kurang dari 18°C.
Melon susah tumbuh di tempat yang kelembapan udara rendah (kering) dan ternaungi. Tanaman ini lebih senang di daerah terbuka, tetapi sinar matahari yang tidak terlalu panas, cukup dengan penyinaran sekitar 60-75% saja.

Secara teknis tehnik budidaya Melon :

Target standar buah yang ingin dicapai berdasarkan standar prosedur operasional budi daya melon sebagai berikut.
  • Ukuran buah 1.6-2.5 kg/buah (rata-rata 2.1 kg/buah).
  • Bentuk buah sesuai deskripsi varietas.
  • Jaring tebal, rapat, dan merata sesuai dengan deskripsi varietas.
  • Buah tidak cacat dan tidak terkontaminasi benda lain ataupun residu pestisida.
  • Ukuran buah seragam (toleransi di luar standar 15%).
  • Bentuk buah seragam (toleransi di luar standar 5%).
  • Kadar kemanisan buah (brix) 12-16° untuk melon berdaging merah dan 10-12° untuk melon berdaging putih.
  • Untuk melon berdaging merah, sebaiknya tangkai tidak lepas, berbentuk T, dan masih segar saat dipanen.
  • Untuk melon berdaging putih, sebaiknya tangkai masih segar saat dipanen.

Untuk mendukung keberhasilan panen buah Melon, kita memerlukan tahapan kritis yaitu menyemai dan menanam.. Nah ini awal tanam yang saya laksanakan pada awal Juni 2013 , lihat tanggal pada foto,

Mari kita dukung makan sehat buah Alami. buah lokal produk kita sendiri, Setuju banget





















Rabu, 19 Desember 2012

Mengenal Komoditas Pertanian khusus Hortikultura

Komoditas hortikultura adalah kelompok komoditas yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, bunga, tanaman hias dan tanaman biofarmaka. Kalau dilihat dari cara penggunaan, habitus tanamannya maupun fungsinya, nampaknya kelima kelompok anggota hortikultura merupakan komoditas-komoditas yang sangat berbeda satu dengan yang lain.Buah-buahan dan sayuran dikonsumsi sebagai pangan manusia, sedangkan bunga dan tanaman hias tidak dimakan, dan tanaman obat lain lagi penggunaannya. Pohon buah-buahan sebagian besar habitusnya adalah pohon, sedangkan sayuran adalah herba. Tetapi sebenarnya seluruh komoditas hortikultura mempunyai ciri penting yang sama satu dengan yang lain.
Komoditas hortikultura juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sehingga usaha agribisnis hortikultura (buah, sayur, florikultura dan tanaman obat) dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan petani baik berskala kecil, menengah maupun besar, karena memiliki keunggulan berupa nilai jual yang tinggi, keragaman jenis, ketersediaan sumberdaya lahan dan teknologi, serta potensi serapan pasar di dalam negeri dan internasional yang terus meningkat. Pasokan produk hortikultura nasional diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri, baik melalui pasar tradisional, pasar modern, maupun pasar luar negeri (ekspor 
KOMODITAS BINAAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
SESUAI KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 511/Kpts/PD.310/9/2006
                              TANGGAL : 12 September 2006 

NO

KELOMPOK KOMODITAS

Jumlah

1

Sayuran

80

2

Buah

60

3

Florikultura

117

4

Tanaman Obat

66

JUMLAH

323

Sedangkan Untuk Cakupan Pada Laporan Statistik Horikultura adalah :
NO
KEL. KOMODITAS
JUMLAH
1.
Sayuran
25
2.
Buah
26
3.
Florikultura
24
4.
Tanaman Obat
15
Total
90
Secara terperinci berdasarkan nama komoditas Hortikultura, anda dapat mengunjungi website : http://hortikultura.deptan.go.id
atau KLIK DI SINI 

Rabu, 18 Juli 2012

Mari Nanam Blewah dan bikin Es buah


Blewah (Cucumis melo L. Kelompok Cantalupensis) adalah tumbuhan penghasil buah yang banyak digunakan sebagai minuman penyegar di Asia Tenggara, selain timun suri dan kolang-kaling. Blewah sejenis dengan melon namun berbeda kelompok budidaya. Ia berbentuk liana, seperti juga labudan mentimun.
Blewah umumnya berbentuk bulat lonjong, dengan kulit berwarna jingga terang dengan bercak kehijauan. Di balik kulit buah yang tipis, terdapat daging buah yang relatif lembut dan bertekstur. Di bagian dalamnya terdapat rongga yang berisi biji dan serat.
Kandungan gizi
Blewah kaya kandungan mineral kalium dan provitamin A serta serat makanan. Kandungan gizi dalam buah ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Blewah
Kalimantan Selatan, buah Blewah belum banyak dikenal  oleh masyarakat luas.Termasuk saya yang tinggal di Kota Pelaihari, dengan mencari pustaka di berbagai buku tidak ada, akhirnya dengan bantuan Paman Google, ada sedikit info yang saya baca. Artikel lengkap tentang budidaya, penyebaran luas tanam dan produksi masih belum ada. 
Saya mencoba beli benih Blewah 1 bungkus Rp. 15.000 dengan berat 5 gram. segera disemai pada polibag, beberapa sudah tumbuh, sekitar 10 hari saya pindah di tanah dan Polibag ukuran besar. Lubang tanam saya gali dengan cangkul ukuran 40 cm, masukkan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang dari Sapi.
Contoh tanaman blewah sudah mulai tumbuh subur cabang mencapai 80 cm dan mulai berbunga.Tanggal pengambilan foto 15 Juli 2012   

  Artikel terkait silahkan kunjungi  : website :  http://kulinerkita.multiply.com/reviews/item/952 klik DISINI
  Artikel   tentang cara membuat Es buah Blewah... silahkan kunjungi website    
    http://baltyra.com/2009/08/03/pecel-es-blewah/ atau Klik DISINI