Rabu, 23 Juni 2010

Pengertian dan istilah di Ketahanan Pangan


-->
  1. Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.
  2. Kegiatan Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (Penguatan-LDPM) adalah bagian kegiatan program Peningkatan Ketahanan Pangan tahun 2010 yang bertujuan meningkatkan kemampuan Gapoktan dan unit-unit usaha yang dikelolanya (distribusi/pemasaran dan cadangan pangan)  dalam usaha memupuk cadangan pangan dan memupuk modal dari usahanya dan dari anggotanya yang tergabung dalam wadah Gapoktan. Kegiatan Penguatan–LDPM dibiayai melalui APBN TA 2010 dengan mekanisme dana bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan langsung kepada rekening Gapoktan.
  3. Bansos yang dimaksud dalam Pedoman Umum ini adalah uang yang ditransfer ke Rekening Gapoktan dalam upaya memperkuat modal dan memberdayakan Gapoktan agar mampu membina dan memperkuat unit usaha distribusi/pemasaran/pengolahan untuk dapat melakukan pembelian gabah/beras/jagung dari petani anggotanya dan memperkuat unit pengelolaan cadangan pangan untuk dapat melakukan pengadaan gabah/beras dan/atau jagung dan/atau pangan pokok lokal spesifik lainnya  sebagai cadangan pangan.
  4. Dana dekonsentrasi adalah dana yang berasal dari APBN yang dilaksanakan oleh Gubernur sebagai wakil pemerintah yang mencakup semua penerimaan dan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan dekonsentrasi, tidak termasuk dana yang dialokasikan untuk instansi vertikal pusat di daerah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 58/Permentan/KU.410/12/2009 tentang Pelimpahan Kepada Gubernur dalam Pengelolaan Kegiatan dan Tanggungjawab Dana Dekonsentrasi Provinsi Tahun 2010.
  5. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) adalah harga pembelian pemerintah untuk komoditas gabah/beras sesuai dengan Instruksi Presiden No. 7 tahun 2009 tentang Kebijakan Perberasan.
  6. Harga Referensi Daerah (HRD) adalah harga referensi daerah untuk komoditas jagung yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur setempat.
  7. Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) adalah kumpulan beberapa kelompoktani yang bergabung dan bekerja sama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha (Permentan No: 273/Kpts/OT.160/ 4/2007).
  8. Kelompok Tani (Poktan) adalah kumpulan petani yang tumbuh berdasarkan kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya) dan keakraban untuk bekerjasama dalam meningkatkan, mengembangkan produktivitas usahatani, memanfaatkan sumberdaya pertanian, mendistribusikan hasil produksinya  dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
  9. Rencana Usaha Gapoktan (RUG) adalah rencana usaha yang disusun oleh anggota kelompoktani secara sistematis dan partisipatif dalam memecahkan permasalahan–permasalahan yang dihadapi petani/Poktan dalam mendistribusikan/memasarkan/mengolah/menyimpan yang tidak dapat diselesaikan oleh petani/Poktan tersebut sehingga membutuhkan kerja sama dan dukungan  dalam skala yang lebih besar.
  10. Unit usaha distribusi/pemasaran milik Gapoktan adalah unit usaha yang dibentuk atas keinginan, kebutuhan, dan kesepakatan dari anggota Gapoktan untuk dapat mendistribusikan atau memasarkan hasil produksi (gabah/beras/ jagung) petani anggotanya dengan melakukan pembelian dan penjualan sehingga harga stabil di tingkat petani.
  11. Unit usaha pengolahan milik Gapoktan adalah unit usaha yang dibentuk atas keinginan, kebutuhan, dan kesepakatan dari anggota Gapoktan untuk dapat  mengolah/menggiling/mengepak/menyimpan  gabah/ beras/ jagung hasil produksi petani anggotanya sehingga mampu  meningkatkan nilai tambah produk petani.
  12. Unit pengelola cadangan pangan adalah unit pengelolaan cadangan pangan yang dibentuk atas keinginan, kebutuhan dan kesepakatan dari anggota Gapoktan untuk dapat menyimpan pangan dalam jumlah yang cukup bagi anggotanya sehingga mampu mendekatkan akses pangan sepanjang waktu khususnya saat menghadapi musim paceklik.
  13. Sentra produksi pangan (padi dan/atau jagung) adalah provinsi dan/atau kabupaten/kota yang produksi pangannya didominasi oleh komoditas padi dan/atau jagung.
  14. Pemberdayaan Gapoktan adalah upaya untuk menciptakan, meningkatkan kapasitas dan kemandirian Gapoktan secara partisipatif agar mereka: (a) mampu menemukenali permasalahan yang terkait dalam penyediaan pangan di saat menghadapi  musim paceklik dan pendistribusian/pemasaran/pengolahan  hasil produksi petani; dan (b)  mencari, merumuskan, dan memutuskan cara yang cepat dan tepat bagi anggotanya  terhadap persoalan ketidakstabilan harga di tingkat petani, pemasaran hasil produksi petani, dan ketidak tersediaan pangan disaat paceklik.
  15. Pendamping Penyuluh adalah Pertanian atau Petugas Lapangan  yang diutamakan berpengalaman di bidang penyuluhan pertanian;
  16. Pendampingan adalah proses pembimbingan dan pembinaan yang dilakukan secara rutin oleh seorang pendamping kepada Gapoktan binaannya agar mereka mampu menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan secara partisipatif; menyusun dan menetapkan aturan dan sanksi secara musyawarah dan mufakat;  memupuk dan mengatur dana sendiri; membangun dan mengembangkan jejaring kemitraan usaha dengan pihak lain diluar wilayahnya; memupuk rasa tanggungjawab terhadap organisasi Gapoktan dengan melakukan pemantauan secara partisipatif, pengendalian dan  pengawasan internal.

Minggu, 23 Mei 2010

Lahan Sempit untuk Sayuran

Anda punya lahan terbatas, sempit sedikit ruang tersisa untuk tanaman disekitar rumah kita.
Apakah anda menyerah, tak berbuat apa apa..
Masih ada peluang untuk bertanam sayuran
Mari kita manfaatkan lahan, ruang terbuka yang tersisa dirumah kita.
Bagaimana caranya.
Okelah, saya bisa bantu anda.

Pertama kita menggunakan media tanam dari Pot, Polibag, atau media lainnya.

Contohnya :
a. Tanaman Seledri pada Media POT Plastik

b. Tanaman Bayam Putih :

c. Cabai Rawit

Sabtu, 15 Mei 2010

BAP POKTAN DAN GAPOKTAN

Anda sudah membentuk Kelompok Tani
Membentuk Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan)
Agar kelembagaan Tani yang anda bentuk menjadi legal dan resmi
Diterima oleh pihak manapun, terutama bagi pihak pemerintah, perbankan dan pihak lain yang berkompetensi dengan kelompoktani / Gapoktan
Apakah anda sudah membuatkan surat resmi
Surat keterangan yang menyatakan bahwa kelembagaan anda betul betul resmi
Yaitu membuat Surat Berita Acara Pembentukan Kelompoktani / Gabungan Kelompok Tani

Anda mau :
Oke saya berikan contohnya.
Bila anda mempunyai contoh yang lebih h baik dan telah berhasil kelompoktaninya , atau gabungan kelompok tani., mari kita saling berbagi cerita.

CONTOH

BERITA ACARA PEMBENTUKAN KELOMPOKTANI / GABUNGAN KELOMPOKTANI

-->
BERITA ACARA PEMBENTUKKAN KELOMPOK TANI

Pada hari ini, ………… tanggal …………bulan ………………………… tahun …............................................................................., bertempat di Desa …………………………….., telah dilaksanakan acara pembentukkan KELOMPOK TANI melalui musyawarah, peserta rapat telah sepakat membentuk KELOMPOK TANI yang diberi nama KELOMPOK TANI………………………………. Dengan sekretariat beralamat di RT. ….. Desa ………………………….. Kecamatan …...............................
Adapun susunan kepengurusan dan daftar anggota KELOMPOK TANI sebagaimana daftar terlampir.
Demikian berita acara ini kami buat dengan sebenarnya dan penuh tanggung jawab serta untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.



Pengurus KELOMPOK TANI  terpilih
Ketua
Sekretaris
Bendahara


_________________


_________________


_________________


Mengetahui,

1. Penyuluh Pertanian
1. Kepala Desa …………………


_________________


_________________









Senin, 03 Mei 2010

Enam langkah menjadi fasilitator yang baik

  1. Mengklarifikasi tujuan-tujuan pertemuan.
  2. Menetapkan aturan-aturan dasar.
  3. Menyusun pertanyaan fokus untuk menilai tingkat komitmen peserta terhadap subjek atau isu yang dibahas (misalnya, “Seberapa pentingkah ?”)
  4. Menyusun beberapa pertanyaan kunci yang dirancang untuk mengumpulkan informasi mengenai pokok atau isu yang sedang dibahas (misal “Apa yang menjadi masalah dengan ?”).
  5. Mengikuti pertemuan kelompok tani dan dianjurkan agar pertemuan diselenggarakan sebelum teknologi budi daya padi dipraktekkan petani.
  6. Menilai pemahaman dan kemajuan peserta selama pertemuan.

Jumat, 30 April 2010

PENGERTIAN ISTILAH PTT dan SL-PTT

Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT) =
suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatka produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan
sistem/ pendekatan dalam perakitan paket teknologi yg sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi 

Sekolah Lapang-PTT (SL-PTT) = 
suatu tempat pendidikan non formal bagi petani utk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi prmasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yg sesuai dengan kondisi sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahataninya menjadi efisien, berproduktivtas tinggi dan berkelanjutan 

Laboratorium Lapang (LL) =
kawasan/area yang terdapat dalam kawasan SL-PTT yg berfungsi sbg lokasi percontohan, tempat belajar dan tempat praktek penerapan teknologi yang disusun dan diaplikasikan bersama oleh kelompok tani/ petani
Pemandu Lapangan (PL) adalah 
Penyuluh Pertanian, Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang telah mengikuti pelatihan SL-PTT

Pemahaman Masalah dan Peluang (PMP/KKP/PRA)
adalah tahapan pendekatan PTT yang diawali dgn kelompoktani melakukan identifikasi masalah peningkatan hsil tanaman (kedelai) diwilayah setempat dan membahas peluang kemungkinan mengatasi masalah tersebut

POSKO I-V adalah 
Pos Simpul Koordinasi sebagai tempat melaksanakan koordinasi dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan SL-PTT, POSKO yang dimaksud adalah POSKO yang telah ada misalnya POSKO P2KdN

Rencana Usahatani Kelompok (RUK) =
rencana kerja usaha tani dari kelompoktani untuk satu periode musim tanam yang disusun melalui musyawarah dan kesepakatan bersama dlm pengelolaan usahatani sehamparan wilayah kelompoktani yang memuat uraian kebutuhan, jenis, volume, harga satuan dan jumlah uang yang diajukan untuk pembelian saprodi

Rencana Usahatani Kelompok (RUK) =
rencana kerja usaha tani dari kelompoktani utk satu musim tanam yg disusun melalui musyawarah dan kesepakatan bersama dalam pengelolaan usahatani sehamparan wilayah kelompok tani yang memuat uraian kebutuhan, jenis, volume, harga satuan dan jumlah uang yg diajukan untuk pembelian saprodi

Ketentuan Pelaksana SL–PTT

  • Lokasi SL–PTT diusahakan berada pada satu hamparan, mempunyai potensi peningkatan produktivitas dan anggota kelompoktaninya responsif terhadap penerapan teknologi. 
  •  Luas satu unit SL–PTT jagung hibrida adalah ± 15 ha yang didalamnya terdapat satu unit LL seluas minimal 1 ha. 
  •  Luas satu unit SL–PTT Kedelai dan kacang tanhadalah ± 10 ha yang didalamnya terdapat satu unit LL seluas minimal 1 ha. 
  •  Luas satu unit SL–PTT diatas apat disesuaikan pada kondisi luasan setempat, dengan ketentuan :

  1.  Luasan setiap unit SL–PTT bisa bervariasi disesuaikan dengan kondisi setempat namun Total luasan dan total jumlah SL–PTT tidak boleh kurang dari yang dibiayai.
  2. Total Luasan dan Total jumlah SL–PTT bisa lebih dari yang dibiayai. Kelebihan luasan ataupun   jumlah SL–PTT ditanggung anggaran lain ataupun swadana petani.
  3. Luas areal LL bisa lebih dari 1 ha apabila dananya masih memungkinkan tetapi tidak  boleh kurang  dari 1 ha. 
  • Peserta tiap unit SL–PTT idealnya terdiri dari 15 - 25 petani yang berasal dari satu kelompoktani yang sama, namun jumlah peserta dapat disesuaikan dengan luas pemilikan lahan serta situasi dan kondisi setempat. 
  • Memiliki Pemandu Lapangan 
 Persyaratan Kelompoktani pelaksana SL–PTT 
  1. Kelompoktani tersebut masih aktif dan mempunyai kepengurusan yang lengkap yaitu Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
  2.  Telah menyusun RUK
  3.  Kelompoktani penerima bantuan SL–PTT  ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten / Kota.
  4. Kelompoktani peserta SL–PTT  diutamakan yang belum pernah menerima bantuan SL–PTT  tahun anggaran 2008 atau bantuan dari BLBU tahun 2008.
  5. Memiliki rekening yang masih berlaku / masih aktif di Bank  Pemerintah (BUMN atau BUMD/ 
  6.  Bank Daerah) yang terdekat dan bagi Kelompok Tani yang belum memiliki, harus membuka rekening di Bank
Anda ingin memiliki buku / ebook seputar SL- PTT klik disini
 

Minggu, 25 April 2010

Mengenal Penyakit pada Kedelai

Penyakit kedelai cukup banyak mulai dari fase awal pertumbuhan hingga fase reproduktif . Penyakit kedelai dapat disebabkan oleh kelompok cendawan, bakteri, virus, dan nematoda. Ciri-ciri umum dari cendawan adalah tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis. Oleh karena itu, cendawan tidak dapat mengolah bahan anorganik (CO2 dan H2O) menjadi bahan organik. Bahan organik sebagai sumber energi dan pertumbuhannya harus diperoleh dari tumbuhan atau hewan. Cendawan saprofit yaitu menggunakan bahan organik dari bahan hayati, sedangkan kelompok parasit tumbuh pada tumbuhan hijau. Sebagian besar cendawan bersifat parasit fakultatif, yaitu dapat hidup secara saprofit pada bahan makanan jaringan tumbuhan mati. Kelompok parasit obligat, yaitu tumbuh dan berkembang pada jaringan tumbuhan hidup.

Cendawan menghasilkan hifa yang tumbuh dan bercabang membentuk badan vegetatif yang disebut dengan miselium (Moore-Landecker 1996). Cendawan berkembang dan menyebar dengan memproduksi spora (aseksual) dan spora (seksual). Siklus aseksual lebih penting dibandingkan siklus seksual karena sebagaian besar dihasilkan spora aseksual dan dapat berlangsung berulang kali selama masa pertanaman (McCoy et al. 1975). Spora mudah tersebar oleh angin, air, manusia, serangga maupun hewan.
 Penyebab penyakit kedelai yang lain, yaitu virus yang mempunyai karakter antara lain terdiri asam ribonukleat (RNA) atau asam deoksiribonukleat (DNA) yang diselubungi kulit pelindung berupa protein atau lipo-protein (Alquist et al. 1984; Patricc & Voinnet 2005). Semua virus yang menginfeksi tanaman kedelai mengandung RNA. Partikel virus (virion) memperbanyak diri di dalam sel-sel inang hidup karena virus bersifat parasit obligat. Virion dapat berbentuk batang (filamen), bola (isometrik) atau
-->
basil (eliptik), berukuran 10-70 nm, bahkan sampai 2 µm. Virion hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. Penularan virus dalam tanaman terjadi karena pelukaan oleh serangga, nematoda, atau fungi, melalui tanaman parasitik, inokulasi bersifat mekanik, atau aktivitas manusia. Gejala penyakit akibat virus mulai dari infeksi laten sampai tanaman mati. Perkembangan virus di dalam tanaman dapat menyebabkan kerdil, daun menjadi mosaik, menguning atau memerah, mengering (nekrosis).
Mari kita mulai  mulai  mengenal

Selasa, 13 April 2010

Urgensi Pemakaian pupuk Organik

Nah untuk menambah info soal pertanian organik, mari kita bahas sedikit mengenai pembuatan pupuk organik dengan bahan perombak tanah dan selengkapnya , mari kita baca :


-->
Sosialisasi pembuatan Bokasi pada para petani sangat penting. Mengingat akhir – akhir ini harga pupuk yang semakin mahal dan sering terjadi kelangkaan A. lternatif yang muncul salah satunya adalah membuat pupuk organik sendiri. Pupuk organic dapat menggantikan pupuk kimia hingga 30%, Kenyataan bahwa hasil panen akan relative menurun pada panen pertama bisa saja terjadi. Namun
setelah dua kali panen akan kembali pulih dan bahkan cenderung meningkat.

Pada dasarnya semua kotoran ternak dan limbah dari bahan organic mampu didegradasi ( dirombak) oleh bakteri yan mampu  mendegradasikan  bahan  bahan komplek menajdi  bahan yang lebih  sederahana  sehingga mampu  diserap  oleh tanaman.  Sebagai contoh, bakteri  Rhizorpus oligorpurus mampu merombak  asam pitat  yang terdapat  dibekatul, sehingga kandungan Ca dan P pada bekatul semakin meningkat. Bakteri selulotik mampu merombak lignin ( lapisan kaca) pada tanaman padi,jagung dan tebu sehingga mudah hancur.

Meang sifat pupuk oganik tidak dapat langsung secara cepat diserap oleh tanaman layaknya pupuk kimia. Pemberian harus bertahap, hingga menghasilkan  pH 7 ( tingkat keasamannya yang netral).
Pengetesan  dengan mudah dan murah bias menggunakan  kertas lakmus yang banyak dijual ditoko took pertanian atau apotek. Jika warna merah menunjukkan  warna yang cenderung kea rah pH asam, sedangkan biru menunjukkanpH basa.

Kelebihan penggunaan pupuk organic adalah memperbaiki dan memulihkan struktur tanah yang semakin asam karena terus menerus diberi pupuk kimia. Hal itu ditunjukkan dengan ikatan air yang berada diantara butiran tanah. Airpun semakin lama mampu tersimpan dalam tanah, sehingga pH netral bias didapatkan.

Banyak macam biakan bakteri starter yang biasa digunakan para petani untuk membuata Bokasi, antara lain EM4, Starbio, Super Degra dll, Jenis tersebut pun sangat banyak tersedia di tokoko took pertanian. Melalui starter tersebut pembuatan bokasih  semakin cepat.

Ada proses normal kotoran ternak mampu terurai secara sempurna yang ditandai dengan tidak bverbau, berwarna gelap, dan jika dipegang tidak menggumpal. Waktu normal tanpa perlkuan  samoai 4 – 6 bulan. Namun dengan menggunakan bakteri starter , pupuk organic dapat diperoleh dalam waktu kurang dari satu bulan, bahkan dengan produk yang diteliti oleh Indah yang kini belum diperjual belikan secara luas, pupuk bokasi bisa diproduksi dalam waktu 6 – 9 hari.

Bahan pembuatannya pun hanya mengandalkan limbah ternak dan pertanian seperti kotoran ternak, jerami padi, daun daun kering, tetes tebu ( molasses) atau dapat diganti gula merah/aren. Kapur tohor dan sekam gergaji. Dengan kita mau membuat kompos sendiri makan akan menmgurangi ketergantungan pupuk kimia.

Kita ketahui bersama bahwa pupuk kimia dalam waktu lama juga akan berbahaya bagi tanah karena semakin  meracuni tanah. Tanaman yang seharusnya  menjadi subur sulit berkembang. Hal tersebut disebabkan karena tanaman semakin sakit ketika ditambhakan pupuk kimia.

Artikel ini  bersumber dari Tabloid SINAR TANI,  pada Halam 15, Topik Bumi dan Air.
Edisi Cetak : 7 13 April 2010, No. 3349 Tahun XL

Mau yang edisi online silahkan klik aja SINAR TANI ONLINE 



Minggu, 04 April 2010

Indahnya Alamku



Kabupaten Tanah Laut mempunyai sumberdaya Alam yang sangat beragam plus berlimpah, mulai bahan tambang : Batu Bara, Biji Besi, Emas, dll
Alam yang sangat luas, untuk sektor perkebunan yang mulai booming adalah Kebun Sawit, Karet
 rencana akan didirikan Pabrik Sawit di Kabupaten Ini. Sekarang ini diperkirakan pertanaman Sawit sudah mencapai 10.000 ha, yang dimilikai oleh BUMN PTP, milik Perkebunan swasta, milik petani / pekebun yang tersebar dibeberapa kecamatan.  Umur pertanaman yang paling sekitar 8 tahun, karena baru saja diperkenal sekitar tahun 2000.

Sektor Tanaman Pangan,
Andalan sektor pertanian selain Padi adalah Jagung Hibrida, Bapak Bupati sampai memberikan gelar tersendiri yaitu Kabupaten Jagung, tentu untuk Propinsi Jagung adalah Gorontalo,

Luas areal pertanaman Jagung untuk rata rata sekitar 13.000 - 15.000 ha setiap tahun, yang ditanam 2 kali musim tanam  yang didominasi oleh Jagung Hibrida..

Banyak peluang bisnis, banyak kekurangan tenaga kerja. Petani mulai memerlukan alternatif menggunakan alsintan, pestisida yang ampuh. Disebabkan berkurangnya tenaga muda potensial  yang berumur antara 15-35 tahun. Kemana mereka, Para pemuda lebih menyukai yang tidak berbau tanah, lumpur, bau kotoran ternak

Tapi mengapa anak anak mudanya suka kekota
Lahan pertanian dijadikan modal untuk kekota
Jangan sangat sampai bapak/ibu  menggadaikan lahan usahatani untuk menyekolahkan anak.ke kota.

Apakah nantinya
  • Pemilik ladang Jagung
  • Pemilik Kebun Sawit
  • Pemilik Kebun Karet
  • Pemilik Petrernakan sapi
  • Pemilik Peternakan Ayam Ras Pedaging - Petelur
  • Ladang ...... apalagi ya
Pendududuk luar Kabupaten,
Apakah nantinya mereka jadi buruh tani, petani penggarap atau lebih ironis lagi jadi penonton
Bekerja dilahan sendiri yang bukan miliknya lagi.
Nasib petani miskin, semoga mereka kaya, kelembagaan tani hidup dan makin kuat.
Perdayakan mereka petani - petani.


Mari kita pertahankan lahan usahatani untuk keberlangsungngan  generasi kita.

PANEN BERSAMA WAKIL BUPATI TANAH LAUT


Waktu yang paling dinanti petani  / pemilik lahan adalah saat tanaman sudah berbuah dengan produksi 
sesuai harapan
. Panen adalah langkah yang menyenangkan untuk menghitung laba rugi berusaha tani.
Lalu untuk apa diselenggarapan panen  bersama pejabat tinggi.
Jangan sampai ajang kampanye, janji politik
Menjadi makanan politik, kegiatan seremonial  belaka. Berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan panen, mulai persiapan tempat, konsumsi, mengundang peserta.
Kesempatam untuk petani mengundang pejabat hadir kelokasi / lahan petani , jarang bapak bapak Bupati / wakil bupati beserta dinas instansi terkait datang turun ke desa - desa, apalagi sampai ke lahan pertanian.
.
Diharapkan pejabat datang, beserta rombongannya mampu memberikan solusi bagi petani
Mampu memberikan jalan kearah pendapatan lebih baik, kesejahteraan meningkat PLUS MANDIRI
Siap siap untuk tanam lagi. Asal jangan siap siap mengambil kredit lagi, pinjam hutang lagi
kepada perbankan agak bagus, kepada tengkulak apalagi rentenir, jangan ah.
Mari kita perbanyak beramal , bersedekah kepada setiap makhluk